Pemkot Semarang Berupaya Turunkan Angka Kemiskinan, Tempel Stiker Agar Bantuan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan satu persen per tahun.

Pemkot Semarang Berupaya Turunkan Angka Kemiskinan, Tempel Stiker Agar Bantuan Tepat Sasaran
ISTIMEWA
Petugas memberi tanda dengan memasang stiker rumah warga yang tidak mampu pada tahun 2018 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan satu persen per tahun.

Adapun saat ini tingkat kemiskinan di Kota Semarang berada pada angka 4,14 persen.

Berbagai upaya dilakukan Pemkot Semarang untuk mengentaskan kemiskinan dengan memberikan berbagai bantuan sosial.

Agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, Pemkot melakukan penandaan dengan cara menempel stiker di setiap rumah warga yang tergolong tidak mampu atau selanjutnya disebut keluarga penerima manfaat (KPM).

"Adanya penempelan stiker jadi terverifikasi dan tervalidasi mana saja warga yang tergolong tidak mampu. Selama ini, kami tahunya bantuan terkirim, tanpa tahu kondisi riil," ujar Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Prima Sari, Jumat (8/3/2019).

Dikatakan Prima, Dinsos Kota Semarang telah melakukan penandaan rumah warga yang tidak mampu pada tahun 2018 sebanyak 10.888 kepala keluarga (KK), dengan rincian 1.066 KK di Kecamatan Gajahmungkur, 2.547 KK di Kecamatan Gayamsari, 3.040 KK di Kecamatan Pedurungan, 3.421 KKdi Kecamatan Semarang Barat, dan 734 KK di Kecamatan Tugu.

Dia juga berencana untuk melakukan penandaan kembali pada 2019. Namun, dia belum dapat memastikan jumlah rumah dan lokasinya.

Sementara, saat ini jumlah warga miskin terbanyak berada di Kecamatan Semarang Utara.

"Semarang Utara saat ini belum ditandai. Rencananya tahun ini akan menandai lima kecamatan lagi tapi belum ditetapkan Kepala Dinas," terangnya.

Dia menambahkan, rumah warga yang ditandai, mereka menerima kartu keluarga sejahtera (KKS).

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved