Siap-siap, Harga Ponsel Xiaomi Bakal Dibandrol Lebih Mahal, Ini Alasannya

Saat itu muncul spekulasi bahwa Xiaomi akan meningkatkan laba perusahaan dengan menaikan harga ponsel.

Siap-siap, Harga Ponsel Xiaomi Bakal Dibandrol Lebih Mahal, Ini Alasannya
KOMPAS.com/ OIK YUSUF
Di punggung Redmi 6 terdapat kamera ganda dan pemindai sidik jari berbentuk bundar. 

TRIBUNJATENG.COM - Xiaomi telah dikenal sebagai vendor yang berani menjual poselnya dengan harga murah.

Bahkan, pabrikan asal China itu sempat dijuluki sebagai "perusak harga pasar".

Sepertinya, Xiaomi mulai gerah dengan reputasi demikian dan mulai ancang-ancang untuk menaikan banderol harga ponselnya.

CEO Xiaomi, Lei Jun, telah mewanti-wanti Mi Fans bahwa ponsel Xiaomi ke depannya akan dibanderol lebih mahal.

"Sebenarnya, kami ingin menghapus reputasi ini, di mana ponsel kami dijual di bawah harga 2.000 yuan (Rp 4,2 jutaan).

Kami ingin berinvestasi lebih banyak dan membuat produk lebih baik," ujarnya.

Lei Jun juga disebut telah mengumumkan secara internal kepada para pegawainya, bahwa perusahaanya tidak akan lagi menjual ponsel di bawah 3.000 yuan atau Rp 6,3 jutaan yang kemungkinan berlaku untuk lini seri "Mi".

"Nantinya, ponsel kami mungkin lebih mahal, tidak terlalu mahal hanya sedikit lebih mahal," imbuh Lei Jun.

Sejatinya, rumor soal Xiaomi yang tidak akan lagi menjual ponsel berbanderol murah sudah pernah mencuat tahun lalu, saat Xiaomi memutuskan untuk melantai di bursa efek Hong Kong Juli 2018.

Saat itu muncul spekulasi bahwa Xiaomi akan meningkatkan laba perusahaan dengan menaikan harga ponsel.

Halaman
12
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved