Ternyata Begini Kedekatan Patifosi dan Saridin.id, Kini Makin Erat Melalui Program Literasi

Jelang tengah malam, Sabtu (10/3/2019), beberapa pemuda tampak berkumpul, duduk lesehan di depan giant letter 'Alun-Alun Pati'.

Ternyata Begini Kedekatan Patifosi dan Saridin.id, Kini Makin Erat Melalui Program Literasi
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Pemuda Patifosi, kelompok suporter Persipa Pati, berkumpul di lapak baca yang digelar oleh saridin.id di Alun-Alun Pati, Sabtu (9/3/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Jelang tengah malam, Sabtu (10/3/2019), beberapa pemuda tampak berkumpul, duduk lesehan di depan giant letter 'Alun-Alun Pati'.

Sebagian mereka tengah membaca buku, sebagian lainnya berdiskusi.

Mereka adalah anggota Patifosi, komunitas pendukung klub sepak bola Persipa Pati yang mengunjungi lapak baca yang digelar Resza Mustafa, pengelola situs saridin.id.

Saridin.id merupakan situs yang menjadikan Persipa Pati sebagai objek utama konten-kontennya.

"Berangkat dari kondisi pesepakbola di Pati yang mempunyai antusiasme tinggi, saridin.id mencoba menghadirkan warna baru. Tidak melulu menulis dan mengabarkan berita, melainkan juga mengadakan lapak baca 'Telapak Saridin'' sebagai sarana aktivitas berbagi pengetahuan literasi tentang sepak bola," ujar Resza.

Secara khusus, Resza mengundang anggota Patifosi untuk membaca buku-buku tentang sepak bola dan berdiskusi di lapaknya.

Malam itu, Resza membawa cukup banyak buku bertema sepak bola, seperti Simulakra Sepak Bola karya Zen RS, Soeratin Sosrosoegondo: Menentang Penjajahan Belanda dengan Sepak Bola Kebangsaan karya Eddi Elison, dan Trilogi Catatan Sepak Bola Sindhunata karya Sindhunata.

Selain itu, Resza juga membawa serta buku-buku lain yang tidak bertemakan sepak bola.

"Indonesia adalah negara besar dan memiliki sejarah persepakbolaan yang tidak main-main sejak pertama kali dirajut oleh Soeratin. Akan sangat berat hati andai rasanya buku-buku tentang sepak bola, yang mendokumentasikan sejarah persepakbolaan, disia-siakan begitu saja," ujarnya.

Menurut Resza, kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan yang dimiliki suporter.

Dengan demikian, secara tidak langsung, melalui kecerdasan suporternya, Persipa Pati akan terus punya dorongan untuk berkembang.

Sementara itu, Aqshall Zain Zidan (18), anggota Patifosi asal Semampir Kecamatan Pati yang mendatangi lapak baca Resza mengapresiasi perhatian saridin.id dalam mendukung Persipa Pati melalui ranah literasi.

"Acara ini bagus. Dari acara kecil ini, kami bisa memulai pergerakan untuk mendukung hal besar. Dengan begini, pola pikir suporter bisa meningkat. Dukungan terhadap klub bola kesayangan memang tidak hanya bisa dilakukan dalam pertandingan, melainkan juga dari luar pertandingan," tandasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved