Kisah Heroik Ahsan/Hendra Juarai All England, Biaya Sendiri hingga Bertanding Sambil Menahan Sakit

Meski demikian, usia kepala tiga bukan halangan bagi mereka untuk meraih prestasi bergengsi

Kisah Heroik Ahsan/Hendra Juarai All England, Biaya Sendiri hingga Bertanding Sambil Menahan Sakit
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berpose dengan medali dan trofi juara All England Open 2019 di atas podium kampiun di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Pasangan ganda putra senior Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, membuktikan bahwa mereka belum habis.

Ahsan kini telah berumur 31 tahun, sedangkan Hendra 34 tahun.

Meski demikian, usia kepala tiga bukan halangan bagi mereka untuk meraih prestasi bergengsi.

Tak hanya itu. Mulai tahun ini pun, Ahsan/Hendra berstatus non-pelatnas.

Biaya keberangkatan dan fasilitas latihan di Cipayung, Jakarta Timur, harus mereka tanggung sendiri.

Namun, dengan kegigihan dan mentalitas luar biasa, Ahsan/Hendra sukses menjuarai All England untuk kali kedua.

Mereka jadi juara All England setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor rubber game 11-21, 21-14, 21-12, pada laga final yang berlangsung Minggu (10/3/2019).

Pelatih dadakan

Perjuangan Ahsan/Hendra untuk menjadi juara All England tahun ini tergolong menarik.

Selain karena harus mengalahkan pasangan yang lebih muda, mereka juga menjadi "pelatih dadakan" untuk pemain tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved