Prihatin Trotoar Beralih Fungsi, Dishub Solo Bersama Koalisi Pejalan Kaki Gelar Share The Road

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan(Dishub) Solo menggelar Share The Road diCar Free Day, Minggu (10/3) pagi

Prihatin Trotoar Beralih Fungsi, Dishub Solo Bersama Koalisi Pejalan Kaki Gelar Share The Road
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ilustrasi PKL berjualan di sepanjang Trotoar 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -- Demi keselamatan pengendara maupun pejalan kaki, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan(Dishub) Solo menggelar Share The Road diCar Free Day, Minggu (10/3) pagi. Kegiatan ini diadakan di Simpang Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai komunitas seperti Koalisi Pejalan Kaki (KPK), penyandang disabilitas, hingga sejumlah pengguna motor dan mobil turut hadir.

Sosialisasi dilakukan dengan cara menunjukkan cara berkendara saat berhenti di depanzebra cross.Selain itu juga menunjukkan penempatan para pejalan kaki saat melintas di jalan.

Pantauan Tribun, pengguna jalan dan pengendara terlihat menantaati peraturan lalu lintas dengan berhenti di belakang garis putih.

"Kegiatan Share The Road ini akan terus kita lakukan dan sosialisasikan kepada masyarakat," kata Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, usai kegiatan, kemarin pagi.

"Kami sendiri merasa prihatin karena fasilitas bagi pengguna jalan terabaikan terutama toleransi dari pengguna jalan yang lain," ujarnya.

Hari menambahkan, trotoar saat ini banyak yang telah beralih fungsi.Dari yang diperuntukkan bagi pengguna jalan namun kini malah digunakan berjualan. Alhasil pejalan kaki banyak yang lebih memilih untuk mengalah.

Pada bagian lain, Hari mengimbau pengguna jalan untuk mau berbagi dengan penyandang disabilitas. Seperti diketahui, di beberapacity walkdiKota Solosaat ini telah tersedia garis kuning bagi penyandang disabilitas untuk berjalan.

Namun, tampaknya banyak pengguna jalan yang masih tak mau mengalah. "Saya harapkan pengguna jalan mau berbagi jalan dengan penyandang disabilitas," kata Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, usai kegiatan pada Minggu pagi.

"Ini perlu karena penyandang disabilitas mau kemana terkadang kesulitan mencari akses," imbuh dia.

Pantauan Tribun garis kuning di beberapa titik kadang digunakan untuk tempat parkir motor. Salah satunya dicity walkNgarsopuro.

Garis kuning terpotong oleh parkir sepeda dan pedagang kaki lima yang seringkali membuka lapaknya di pinggir jalan.

Di acara tersebut , Dishub Solo juga memberikan imbauan kepada pengunjung CFD. Yakni agar masyarakat tertib dalam menggunakan jalan di Kota Solo.Sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Dalam kegiatan ini, pengguna jalan dan masyarakat juga dihibur oleh Owah Gerr Band dan berbagai hiburan lainnya . (Tribunsolo.com)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved