TPI Kota Pekalongan Tutup Satu Lokasi Lelang Ikan Atas Dasar Efisien

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan lakukan uji coba penutupan satu dari dua lokasi lelang ikan

TPI Kota Pekalongan Tutup Satu Lokasi Lelang Ikan Atas Dasar Efisien
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sejumlah pekerja melakukan pengemasan ikan di TPI Kota Pekalongan, Senin (11/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan lakukan uji coba penutupan satu dari dua lokasi lelang ikan.

Hal tersebut dilakukan pihak TPI sejak beberapa pekan lalu, di mana tempat lelang ikan bagian selatan dijadikan satu dengan lokasi di sisi utara.

Kepala TPI Kota Pekalongan, Mochtar Sanusi saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya menuturkan, ujicoba penutupan sudah dilakukan sejak 22 Februari lalu.

"Lokasi lelang di TPI Kota Pekalongan ada dua yaitu lokasi lelang selatan dengan luas 2.200 meter persegi, dan 4.000 meter persegi di lokasi lelang utara. Dan sejak 22 Februari lalu kami laksanakan ujicoba penutupan," jelasnya, Senin (11/3/2019).

Ia mengakui adanya pro kontra dalam pengambilan kebijakan penutupan lokasi lelang tersebut.

"Kami akui ada penolakan tapi dasar kami melakukannya karena lokasi lelang bagian selatan hanya menghasilkan Rp140 juta, sedangkan biaya sewa yang ditentukan Perum Perindo Rp 400 juta," katanya.

Mochtar menjelaskan penutup dilakukan atas dasar efisiensi karena pendapatan lokasi lelang selatan berbanding terbalik dengan biaya sewa. Dan pihaknya sudah melakukan sosialisasi agar para nelayan yang menggunakan perahu kecil mengetahui kebijakan yang sudah diambil.

"Pada dasarnya waktu lelang sudah diatur dari pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB, namun karena ada penutupnya kami membuka pelayanan lelang hingga sore hari," ujarnya.

Pihaknya menambahkan walaupun ada penutupan lokasi lelang namun tidak mempengaruhi pemasukan TPI Kota Pekalongan.

"Dari Januari hingga Februari ini pemasukan Rp 811 juta, sedangkan Januari hingga Februari tahun lalu Rp 308 juta. Jadi adanya penutupan tidak begitu berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian yang ada di TPI," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved