Mahasiswa FISIP Undip Semarang Ini Kembali Diciduk Polisi, Malah Naik Tingkat Sebagai Pengedar Sabu

Selain menerima upah Rp 350 ribu untuk sekali pengantaran, Rico dan Dimas juga mendapat bonus dari pria yang mengendalikannya.

Mahasiswa FISIP Undip Semarang Ini Kembali Diciduk Polisi, Malah Naik Tingkat Sebagai Pengedar Sabu
TRIBUN JATENG/M RADLIS
Rico dan Dimas digelandang polisi di Mapolrestabes Semarang dalam kasus narkotika, Selasa (12/3/2019). Satu di antaranya adalah mahasiswa D3 Fisip Undip Semarang, yang sebelumnya pernah juga ditangkap pada kasus serupa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bukannya menyelesaikan kuliah yang terbengkalai, Rico Geger Prakoso (23) malah sibuk menjadi kaki tangan bandar narkoba.

Mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Semarang ini lagi-lagi harus berurusan dengan polisi lantaran menjadi pengedar sabu.

Bersama rekannya, M Dimas (24), Rico mengedarkan sabu sesuai permintaan seseorang yang masih dalam pengejaran.

Rico ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang.

HEBOH! Siang-siang Mobil Bergoyang di Parkiran Kantor Bupati Gegerkan PNS!

CATAT! Tahun Ini, Pemerintah Buka 85.536 Lowongan CPNS dan 168.637 untuk PPPK

Ferry Juliantono: Di Google Trend, Survei Prabowo-Sandi 67 Persen

Dia hendak mengantar paket sabu di Jalan Seroja Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah pada 5 Maret 2019 lalu.

Dari hasil pengembangan keterangan Rico, polisi menciduk Dimas di rumahnya di Purwosari Kecamatan Semarang Utara.

Dimas ditangkap beberapa saat setelah mengonsumsi sabu.

"Sudah semester sembilan.

Saya kuliah D3 Jurusan Humas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip Semarang," ujar Rico.

Dari pengakuannya, Rico pernah ditangkap atas kasus yang sama pada Desember 2018 lalu.

Halaman
1234
Penulis: muh radlis
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved