Wali Kota Hendi: Pegawai Dishub Kota Semarang Bisa Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli Juru Parkir

Bahkan dirinya mengatakan bahwa jika hal itu terbukti secara hukum, maka yang bersangkutan bisa dipecat.

Wali Kota Hendi: Pegawai Dishub Kota Semarang Bisa Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli Juru Parkir
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) menyatakan akan menindak tegas jika mendapati adanya pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang yang terbukti melakukan pungli atau suap dari Juru Parkir (Jukir).

Bahkan dirinya mengatakan bahwa jika hal itu terbukti secara hukum, maka yang bersangkutan bisa dipecat.

“Bisa sekali (dipecat) kalau memang terbukti di dalam keputusan hukum," ungkapnya saat ditemui Tribunjateng.com di Balai Kota Semarang, Selasa (12/3/2019) kemarin.

“Jika memang ada setoran ke rekan-rekan Dishub, sebutkan saja namanya siapa,” imbuhnya.

Hendi mengungkapkan bahwa dirinya bersama Tim Inspektorat dan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah berkomitmen menindak tegas yang melakukan pungli dan suap.

"Jukir tidak resmi itu memasang tarif (parkir) dengan harga yang tidak sesuai aturan, misalnya tadinya motor seribu Rupiah jadi empat ribu lima ribu, sedangkan mobil dua ribu jadi sepuluh ribu,  itu meresahkan.”

“Soal area dilarang parkir, tentunya tidak boleh ada mobil atau motor yang parkir, namun mereka perbolehkan, itu pasti menimbulkan dampak kemacetan,” ungkapnya.

Penting diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sendiri telah memberikan dan menaikkan Tunjangan Prestasi Pegawai (TPP) kepada para pegawai.

Diakatakan Hendi, tujuannya agar mereka bekerja baik dan tidak menerima pungli, gratifikasi ataupun suap. 

"Agar tidak macam-macam. Kalau dia macam-macam berarti tidak mensyukuri kenaikan TPP. Sudah, tindak saja seperti ketentuan yang ada," tegasnya lagi.

Meskipun begitu, Hendi mengapresiasi langkah yang dilakukan Tim Saber Pungli gabungan dari Polrestabes Semarang, Kejaksaan dan Pemkot Semarang yang telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada para jukir yang melakukan pungli.

Saah satunya saat kegiatan Car Free Day (CFF) di kawasan Simpanglima Semarang, Minggu (10/3/2019) lalu, tim Saber Pungli Kota Semarang telah menciduk puluhan orang yang diduga melakukan pungli parkir. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved