Bupati Mundjirin Lantik Gus Wakhid Hidayat Jadi Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang

Bupati Semarang, Mundjirin melantik Gus Wakhid Hidayat sebagai Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang hingga tahun 2023 mendatang, Kamis (14/3/2019).

Bupati Mundjirin Lantik Gus Wakhid Hidayat Jadi Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang
Istimewa
Bupati Semarang, Mundjirin melantik Gus Wakhid Hidayat sebagai Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang hingga tahun 2023 mendatang, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -  Bupati Semarang, Mundjirin melantik Gus Wakhid Hidayat sebagai Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang hingga tahun 2023 mendatang, Kamis (14/3/2019).

Pelantikan ini yang dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, lantaran selama beberapa bulan Direktur Utama PDAM Kabupaten Semarang dijabat pelaksana tugas (Plt).

Bupati Semarang, Mundjirin dalam sambutannya mengatakan, bahwa Dirut PDAM yang baru ini, hendaknya dapat menekan tingkat kebocoran air bersih ke pelanggan PDAM.

Pasalnya, hingga kini tingkat kebocoran air PDAM telah mencapai angka 26,77 persen.

Angka tersebut dinilai masih tinggi jika dibandingkan dengan kondisi ideal pada angka 20 persen.

"Melihat kondisi tersebut sangat berpengaruh pada keuntungan perusahaan atau PDAM. Disatukan sisi, PDAM terikat dengan aturan atau regulasi birokrasi namun sisi yang lain harus berorientasi dengan profit. Hal ini tentunya menjadi tantangan PDAM Kabupaten Semarang untuk dapat memadukan keduanya," kata Mundjirin.

Surat Suara Tiba di Kabupaten Semarang, Baru Surat Suara DPR RI dan DPRD Provinsi

Ditambahkan, ke depan kepada Dirut PDAM yang baru ini harus dapat memperhatikan cakupan pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Hingga tahun 2019 ini, cakupan pelayanan PDAM mencapai 29,21 persen, hal ini tentunya belum sebanding dengan air baku yang ada.

Harapannya, tahun 2019 ini cakupan tersebut akan meningkat minimal 20 persen.

"Dengan meningkatnya cakupan itu, maka akan meningkat pula warga Kabupaten Semarang yang menikmati atau mengkonsumsi air bersih melalui PDAM. Dengan kata lain, jumlah pelanggan akan meningkat," ujar Mundjirin lebih lanjut.

Dirut PDAM Kabupaten Semarang yang baru saja dilantik, Gus Wakhid Hidayat menyatakan, bahwa pihaknya secepatnya dan siap untuk membentuk "tim khusus (teknis)" yang memang khusus akan masalah kebocoran air PDAM ke pelanggan.

Tim yang dibentuk nantinya akan bekerja sesuai dengan prosedur standar yang ditentukan.

Bahkan, harus melaporkan kinerjanya secara cepat. Dari sini akan segera dapat diketahui hasilnya.

"Untuk meningkatkan cakupan tersebut, kami akan memperluas jangkauan penyediaan air bersih. Selain itu, penggunaan air juga harus efisien agar dapat dinikmati dalam jangka panjang. Bahkan, kami akan mempelajari kembali kerja sama dengan beberapa institusi. Pada intinya, nantinya akan kita rumuskan kerja sama yang berprinsip win-win solution. Kerjasama tersebut antara lain dengan PDAM kabupaten/kota lain yang berdekatan dengan Kabupaten Semarang," tandas mantan Dirut PDAM Kabupaten Rembang. (arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved