Dua Nasabah Ajukan Kepailitan Koperasi Simpan Pinjam Jateng Mandiri di Pengadilan Niaga Semarang

Dua nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jateng Mandiri mengajukan gugatan perdata kepailitan di Pengadilan Niaga Semarang.

Dua Nasabah Ajukan Kepailitan Koperasi Simpan Pinjam Jateng Mandiri di Pengadilan Niaga Semarang
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Penasehat hukum pemohon dan termohon ajukan bukti-bukti pada sidang kepailitan KSP Jateng Mandiri di Pengadilan Niaga Semarang 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dua nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jateng Mandiri mengajukan gugatan perdata kepailitan di Pengadilan Niaga Semarang.

Dua nasabah tersebut mengajukan gugatan pailit melalui kantor hukum Dirgantara Ina and Partners yaitu Veronica Rahayu Budhiarti warga Krapyak, dan Teguh Santoso warga Miroto.

Kedua nasabah mengatakan belum mendapatkan pembayaran dari KSP Jateng Mandiri sejak Homologasi.

Sidang gugatan kepailitan yang dipimpin majelis hakim Pudjo Unggul didamping dua hakim anggota Wis Monoto dan Muhamad Yusuf memasuki tahap pembuktian.

Kuasa Hukum pemohon, Sutikno Susilo mengatakan persidangan niaga merupakan sidang cepat.

Oleh karena itu, pembuktian harus sesederhana mungkin.

Bos KSP Jateng Mandiri Tetap Pertahankan Pembelaannya

"Yang penting sudah memenuhi kriteria kepailitan minimal dua kreditur dimana salah satu utang yang jatuh tempo tidak dibayar," ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, dua nasabah yang menjadi kliennya sejak homologasi (putusan perdamaian) tidak menerima pembayaran.

Ada empat bukti tertulis yang diajukan untuk membuktikan tidak pembayaran.

"Kami tidak mengajukan saksi karena dengan pembuktian tertulis sudah cukup membuktikan tidak ada pembayaran dari KSP Jateng Mandiri," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved