Pelatih PSIS Semarang Tegaskan Kemenangan Harga Mati saat Hadapi PSM Makassar di Piala Presiden

PSIS Semarang bakal menghadapi laga pamungkas babak penyisihan grup C Piala Presiden 2019, menghadapi PSM Makassar.

Pelatih PSIS Semarang Tegaskan Kemenangan Harga Mati saat Hadapi PSM Makassar di Piala Presiden
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra saat memberikan instruksi kepada pemainnya dalam sesi latihan di stadion moch Soebroto, Magelang, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang bakal menghadapi laga pamungkas babak penyisihan grup C Piala Presiden 2019, menghadapi PSM Makassar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/3/2019) malam.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra menjelaskan, skuatnya tetap pada target awal. Yaitu memenangkan pertandingan atas PSM Makassar.

Menurut pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini, menang atas PSM adalah harga mati.

"Persiapan untuk menghadapi PSM, kami tetap target seperti di awal. Bagaimana kita menangkan pertandingan. Sekalipun kita tahu besar tidak besarnya peluang, menang adalah harga mati," kata Jafri Sastra, Kamis (14/3/2019).

Bagi Panser Biru dan Snex, Ini Request Khusus Kapten PSIS Semarang Jelang Laga Melawan PSM Makassar

Menurut Jafri, PSM akan jadi lawan tangguh bagi PSIS. Terbukti lewat kemenangan telak Juku Eja di turnamen internasional, Piala AFC.

Skuat asuhan Darije Kalezic berpesta gol atas klub asal Laos Lao Toyota dengan skor telak 7-3, meski PSM harus menjalani pertandingan kandang rasa tandang. Sebab bermain di Stadion Pakansari, Bogor.

"Kami tetap berfikir positif bahwasanya PSM ini lawan yang tidak mudah. Kemarin juga saya tonton pertandingan mereka di Piala AFC, mereka bisa mengakhiri pertandingan dengan skor 7-3," kata Jafri.

"Tapi kami sudah punya hal-hal yang kami siapkan untuk berusaha semaksimal mungkin memenangkan laga," jelas Jafri.

Tentu saja, menghadapi PSM, PSIS wajib menang besar untuk menjaga kans lolos ke babak delapan besar Piala Presiden dan juga melihat hasil akhir di pertandingan grup lain.

Bagi PSIS, jika masih berharap lolos ke babak delapan besar, wajib mengincar posisi sebagai satu diantara tiga runner up terbaik dari lima grup di babak penyisihan Piala Presiden edisi tahun ini.

Sebab, untuk menjadi juara grup di Grup C, peluang PSIS sudah tertutup. Sebab, kalah head to head dari Persipura Jayapura. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved