Stikes Telogorejo

Yuk, Kenali Manfaat dari Senam Hamil

Senam hamil merupakan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan (antenatal care).

Yuk, Kenali Manfaat dari Senam Hamil
IST
Senam Kehamilan 

Oleh Ajeng Maharani Pratiwi, S.ST, M.Keb, Dosen STIKES Telogorejo Semarang

TRIBUNJATENG.COM - Bunda, taukah anda tentang senam hamil? Senam hamil merupakan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan (antenatal care).

Senam hamil adalah suatu program latihan bagi ibu hamil sehat untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dengan persendian yang berperan dalam proses persalinan, serta mempersiapkan kondisi psikis ibu terutama menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi persalinan.

Keuntungan dari senam hamil dalam antenatal care adalah dapat mengurangi kejadian bayi dengan berat badan lahir rendah  (BBLR), mengurangi terjadinya persalinan premature, mengurangi angka kesakitan, membantu fungsi jantung sehingga ibu hamil tidak merasa sesak nafas, mengurangi insiden seksio Caesar dan terjadinya gawat janin saat persalinan untuk mengimbangi dan menyesuaikan diri dengan pertumbuhan janin.

Beberapa persyaratan harus diperhatikan dalam melakukan senam hamil diantaranya:  kehamilan minimal berusia 5 bulan, latihan dalam suasana tenang, berpakaian cukup longgar, mulai gerak demi setahap, jangan terlalu kepanasan atau kelelahan.

Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa berat janin yang lahir dari wanita hamil yang melakukan senam hamil/olahraga selama kehamilannya lebih berat dibandingkan yang tidak melakukan olahraga.

Hal ini dapat diterangkan mengingat olahraga akan meningkatkan aliran darah ke uterus yang merupakan jalan terpenting bagi suplai nutrient dan metabolisme janin, terdapat hubungan positif antara berat plasenta dan berat badan lahir wanita hamil yang melakukan latihan-latihan senam kehamilannya akan memiliki plasenta yang lebih berat akibat meningkatnya placental blood flow, dengan demikian nutrisi ke janin akan menjadi lebih baik, yang mendapatkan bahwa olahraga rekreasional meningkatkan pertumbuhan plasenta pada pertengahan semester kehamilan dan mengakibatkan janin menjadi lebih berat.

Akhir-akhir ini memang terdapat kecenderungan wanita yang terus memilih tetap berolahraga atau beraktivitas meski kehamilannya sudah tua, pada tahun 1940-an dan 1950-an, hal ini lebih sering dilakukan dibandingkan sekarang.

Berbagai peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, transportasi seperti mobil dan alat modern lainnya, membuat hidup semakin mudah dan tidak terlalu mengandalkan fisik lagi.

Senam hamil bisa dilakukan dimana saja termasuk dirumah, sanggar senam, klinik maupun di rumah sakit yang memiliki program senam hamil.

Jadi untuk ibu-ibu hamil ayo lakukan senam hamil secara rutin agar ibu dan bayi tetap sehat dan kuat sampai melahirkan nanti. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved