Buka Diklat Keterampilan Bagi Pencari Kerja, Wali Kota Tegal: Masalah Ketenagakerjaan Masih Kompleks

Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) ketrampilan bagi pencari kerja.

Buka Diklat Keterampilan Bagi Pencari Kerja, Wali Kota Tegal: Masalah Ketenagakerjaan Masih Kompleks
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Wali Kota Tegal M Nursholeh membuka diklat keterampilan bagi pencari kerja yang digelar Disnakerin Kota Tegal, Jumat (15/3/2019), di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) keterampilan bagi pencari kerja.

Diklat tersebut diresmikan Wali Kota Tegal M Nursholeh, Jumat (15/3/2019), di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

200 orang mengikuti diklat yang dilaksanakan selama dua bulan itu.

Mereka terbagi dalam lima jenis diklat yaitu menjahit tingkat terampil, tata rias wajah dan rambut, tata rias pengantin, operator komputer, montir mobil, satpam, dan barista bekerja sama dengan lembaga pelatihan kerja swasta.

Kepala Disnakerin Kota Tegal, Heru Setyawan mengatakan, permasalahan tenaga kerja di Kota Tegal yakni kesempatan kerja yang terbatas.

Selain itu, tambah dia, pencari kerja yang mempunyai kompetensi sesuai pangsa dunia kerja relatif rendah.

Kualitas SDM penduduk usia kerja yang tingkat pendidikan maksimal SD masih sangat tinggi.

Sesuai data Disnakerin Kota Tegal, pada 2017, terdapat 74.850 orang berpendidikan SD.

Mayoritas menginginkan bekerja di sektor formal sebagai buruh atau karyawan sehingga tingkat daya wirausaha rendah.

"Perlindungan dan tingkat kesejahteraan dirasa masih rendah," ujar Heru kepada Tribunjateng.com, Jumat (15/3/2019).

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved