Pemkab Pekalongan Usulkan Bangun Dua Drainase ke Pemprov Jateng, Perkirakan Habiskan Rp 12 Miliar

Dukung penanganan banjir rob yang melanda pesisir Kabupaten Pekalongan, pemerintah setempat mengusulkan pembangunan sistem drainase ke Pemprov Jateng.

Pemkab Pekalongan Usulkan Bangun Dua Drainase ke Pemprov Jateng, Perkirakan Habiskan Rp 12 Miliar
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau progres pembangunan tanggul raksasa, di pesisir Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dukung penanganan banjir rob yang melanda pesisir Kabupaten Pekalongan, pemerintah setempat mengusulkan pembangunan sistem drainase di dua lokasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Adapun besaran dana yang diusulkan untuk pembangunan itu sebesar Rp 12 miliar baik di Kecamatan Wonokerto dan Tirto.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan, dua drainase yang diusulkan ke Pemprov Jateng itu total sepanjang 4.589 meter.

"Di Kecamatan Wonokerto tepatnya Desa Tratebang akan dibangun drainase sepanjang 589 meter. Biaya sekitar Rp 5,9 miliar," katanya, Jumat (15/3/2019).

Sedangkan di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto dijelaskan Asip, dibangun saluran air sepanjang 4 ribu meter, biaya Rp 6,6 miliar.

"Pembangunan drainase untuk mendukung penanganan banjir rob yang melanda pesisir Kabupaten Pekalongan," paparnya.

Diketahui banjir rob melanda dua kecamatan tersebut sejak 2008.

"Sebelum ada tanggul penahan rob, dampak banjir rob semakin parah. Namun kini sudah berangsur menurun dampaknya karena ada tanggul yang ditargetkan rampung akhir tahun ini," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved