Inilah Smong Peninggalan Nenek Moyang, Selamatkan Penduduk Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Terletak paling dekat dengan pusat tsunami Aceh 2004, Smong warisan nenek moyang selamatkan penduduk pulau Simeulue dari tsunami pemakan 280 ribu jiwa

Inilah Smong Peninggalan Nenek Moyang, Selamatkan Penduduk Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004
Kompas.com/Istimewa
Awan seperti gelombang tsunami terekam di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM- Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan gempa dan tsunami, mengingat letaknya di pertemuan empat lempeng tektonik dunia.

Yakni lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia ,dan Samudera Pasifik.

Data menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kegempaan yang tinggi di dunia, lebih dari 10 kali lipat tingkat kegempaan di Amerika Serikat (Arnold, 1986).

Tsunami di Indonesia sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu.

Nenek moyang yang hidup pada zaman dahulu sudah mempelajari soal tanda-tanda tsunami.

Oleh masyarakat Pulau Simeulue, pengetahuan-pengetahuan soal tsunami itu disebut sebagai Smong.

Hal itu lah yang menyelamatkan penduduk Pulau Simeulue dari tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004 dan menewaskan sekitar 280.000 jiwa.

Padahal Pulau Simeulue yang terletak di barat daya Aceh, itu berada paling dekat dengan pusat tsunami. Namun tsunami Aceh 2004 hanya menelan 7 penduduk Simeulue.

Dikutip dari Lembaga Pengetahuan Indonesia, lipi.go.id, di pulau Simeulue, peneliti mendapati banyak endapan tsunami, catatan gempanya lengkap, dan ada pesan nenek moyang tentang tsunami yang terus dipatuhi masyarakatnya.

Dalam buku "Selamat dari Bencana Tsunami " disebutkan bahwa Pulau Simeulue berada paling dekat dengan pusat gempa bumi 26 Desember 2004.

Halaman
123
Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved