Rekor Dunia Tercipta di Kabupaten Tegal setelah Ada Sajian 40 Ribu Tahu Aci

Rekor dunia tercipta setelah sajian tahu terbanyak dalam acara puncak Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN)

Rekor Dunia Tercipta di Kabupaten Tegal setelah Ada Sajian 40 Ribu Tahu Aci
TRIBUN JATENG/ Akhtur Gumilang
Menpora Imam Nahrawi dan Bupati Tegal Umi Azizah saat puncak MRSF di Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN), dekat Tugu Poci Slawi, Jalan Ahmad Yani, Desa Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Rekor dunia tercipta di Kabupaten Tegal pada Minggu (17/3/2019) pagi ini.

Bagaimana tidak, sajian tahu terbanyak kini tercipta dalam acara puncak Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN), dekat Tugu Poci Slawi, Jalan Ahmad Yani, Desa Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Dalam acara ini, adapun hadir Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, beserta sejumlah pimpinan Forkopimda Kabupaten Tegal yang di antaranya, Bupati Tegal Umi Azizah, Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto, dan Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard S.

Setidaknya, ada 40 ribu tahu aci khas Tegal tersaji secara gratis bagi masyarakat umum Kabupaten Tegal.

Manager MURI, Ari Andriani yang hadir langsung pada acara tersebut menyebut bahwa sajian tahu pada puncak MRSF Kabupaten Tegal menjadi yang terbanyak di Indonesia.

Selain itu, ujar Andriani, sajian tahu aci yang merupakan kearifan lokal khas Tegal itu masuk menjadi rekor dunia.

Sebab, puncak MRSF di Kabupaten Tegal ini menampilkan kearifan lokal khas Tegal berupa tahu aci yang tidak dimiliki daerah lainnya., pihak MURI pun menilai acara dengan sajian puluhan ribu tahu khas Tegal secara cuma-cuma itu dinobatkan sebagai rekor dunia.

"Tak hanya terbanyak di Indonesia, sajian tahu di sini bahkan masuk rekor dunia. Jika pihak panitia sebelumnya menargetkan 33 ribu tahu aci, namun fakta di lapangannya melebihi itu. Kami hitung, ada 40 ribu lebih malahan," kata Andriani kepada Tribunjateng.com, Minggu (17/3/2019).

Sementara, Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengaku tidak menyangka dengan anima dahsyat yang diberikan masyarakat kepada acara puncak MRSF yang diselenggarakan oleh Polres Tegal itu.

Pasalnya, meski diguyur hujan, tampak ribuan warga Kabupaten Tegal tetap menghebohkan panggung utama acara MRSF.

"Ini sungguh di luar dugaan. Sangat ramai. Fantastis. Selain animo yang dahsyat dari warga, acara ini pun mampu memecahkan dan masuk Rekor Dunia. Ini hanya di Kabupaten Tegal," ujar Kapolres dengan ekspresi cukup terkejut. (TRIBUN JATENG/GUM).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved