Ultimatum Kapolrestabes Semarang Kepada Pengedar Narkoba: Kalau Takut Menyerahkan Diri, Stop Saja

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengultimatum para pelaku peredaran narkoba untuk berhenti dan menyerahkan diri.

Ultimatum Kapolrestabes Semarang Kepada Pengedar Narkoba: Kalau Takut Menyerahkan Diri, Stop Saja
TRIBUN JATENG/M RADLIS
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji (kedua dari kiri) menunjukkan barang bukti sabu saat gelar perkara di Posko Pengamanan Apel Kebangsaan di Simpanglima, Kota Semarang, Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengedar narkoba berjenis sabu yang diamankan di daerah Plamongan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang beberapa waktu lalu diarak ke Posko Pengamanan Apel Kebangsaan di Kawasan Simpanglima, Kota Semarang, Minggu (17/3/2019).

Di posko ini, Polrestabes Semarang melakukan gelar perkara terhadap kasus pengedar bernama Bagas Mukti Pamungkas (28) yang berdomisili di Kabupaten Jepara.

Saat diinterogasi Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji, Bagas mengaku baru pertama kali mengedarkan sabu atas perintah pria berinisial AM.

Namun rupanya Bagas sudah terjerumus dalam peredaran narkoba sejak tiga bulan lalu.

Dia kerap memakai sabu yang ditawarkan oleh AM secara cuma-cuma.

"Sering pakai (sabu) sama AM. Sejak tiga bulan lalu, tapi ini (mengedarkan) baru pertama kali," ujar Bagas.

Meski tanpa dibayar upah uang, pria berprofesi sebagai pengusaha rental mobil ini mau saja diperintah AM mengedarkan sabu di titik yang sudah ditentukan.

"Belum ada omong-omongan dibayar berapa. Cuma dikasih pakai (sabu) gratis," katanya.

Dia mengaku kaget saat diminta mengedarkan sabu sebanyak 1,5 kilogram yang sudah dikemas dalam plastik bening masing-masing berisi 100 gram.

Saat itu, pada Selasa (12/3/2019) malam dia bertemu dengan rekannya bernama AM di Hotel Metro Kota Semarang.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved