BPJS Ketenagakerjaan Daftarkan 3.076 Pegawai Non ASN Dinas Pendidikan Kota Semarang Jadi Anggota

3.076 Non ASN (Aparatul Sipil Negara) Dinas Pendidikan Kota Semarang, mengikuti kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Daftarkan 3.076 Pegawai Non ASN Dinas Pendidikan Kota Semarang Jadi Anggota
Istimewa
Kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, berlokasi di Hotel Plaza, Jl Setia Budi No.103, Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 3.076 Non ASN (Aparatul Sipil Negara) Dinas Pendidikan Kota Semarang, mengikuti kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan ini, mereka juga langsung didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketengakerjaan.

Sosialiasasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban pemerintah kepada tenaga honorer atau Non ASN, serta menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial dalam lingkungan pekerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Suwilwan Rachmat menjelaskan, Jaminan Sosial merupakan hak bagi setiap pekerja, termasuk pegawai Non ASN sesuai amanat Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Hal tersebut, juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah no. 49 tahun 2018 yang baru disahkan, tentang manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

BPJS Ketenagakerjaan Beri Layanan Tambahan di Luar Hari Kerja

“Sesuai undang-undang SJSN perlindungan kepada Non ASN dan PPPK, jaminan sosial ketenagakerjaannya hanya bisa dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan, karena BPJS Ketenagakerjaan adalah badan Hukum Publik yang bersifat nirlaba, dan dipastikan iurannya tidak memberatkan. Iurannya kami kelola untuk kepentingan peserta, bukan untuk mencari keuntungan," jelas Suwilwan atau yang biasa disapa Willy, pada Tribunjateng.com, Senin (18/3/2019).

Hingga akhir februari 2019 lalu, sudah sebanyak 6.595 Non ASN yang dilindungi BPJS Ketenagakerjaan dari 930 OPD.

Masih pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, mendukung penuh kegiatan ini. Pihaknya melihat komitmen BPJS Ketenagakerjaan luar biasa dalam menyelenggarakan program-programnya.

"Seperti contoh ada salah satu Non ASN di SD Srondol Wetan yaitu Alm. Ramon Setyono yang sekaligus atlit baseball meninggal dunia, dan kemarin direktur pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, bersama Menpora ikut langsung ke rumah duka untuk memberikan hak beliau," ungkap Gunawan.

Gunawan berharap, ke depannya non ASN Dinas Pendidikan Kota Semarang bisa mengikuti penuh 4 program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu menambah program jaminan Pensiun karena tahun ini baru mengikuti tiga program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved