Bupati Wihaji: Kerapkali Ketua RT Tak Sekadar Ujung Tombak Tetapi Sering Menjadi Ujung Tombok

Kerapkali sebagai ketua RT tak sekadar sebagai ujung tombak di lingkungan tempat tinggalnya, juga ujung tombok.

Bupati Wihaji: Kerapkali Ketua RT Tak Sekadar Ujung Tombak Tetapi Sering Menjadi Ujung Tombok
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pengurus paguyuban ketua RT bersama Forkompinda Kabupaten Batang berfoto bersama seusai menggelar Forum Silaturahmi Kamtibmas di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Menurut Bupati Batang Wihaji, sumber kekuatan Indonesia ada pada Lingkungan Rukun Tetangga (RT) dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang karena hanya ada di wilayahnya yang memiliki Paguyuban Pengurus RT (PPRT).

"PPRT hanya ada di Kabupaten Batang, satu-satunya di Indonesia. Silakan bisa dicek," ucap Wihaji dalam Forum Silaturahmi Kamtibmas di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (18/3/2019).

Berkait itu pula, ketua RT merupakan orang yang dipercaya warga di lingkungannya. 

Dia dipilih tentunya tidak sembarangan, bisa karena dilihat dari kemampuan serta pengabdian menjalankan tugas.

"Bahkan, kerapkali sebagai ketua RT tak sekadar sebagai ujung tombak di lingkungan tempat tinggalnya, juga ujung tombok," tukasnya.

Karena hal itu, diharapkan masyarakat dapat senantiasa membantu peran serta tugas ketua RT, tidak justru sebaliknya.

"Diharapkan juga bersama-sama menjaga kondusivitas serta keamanan di lingkungannya. Kepala desa sebagai pembina mereka pun demikian," tuturnya.

Sama seperti saat ini, lanjutnya, di tahun politik dimana dalam waktu dekat akan ada pesta demokrasi di Indonesia, kondusivitas lingkungan dapat bersama-sama dijaga melalui satu komando, ketua RT.

"RT merupakan kumpulan organisasi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karenanya, mari bersama sukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019," jelasnya.

Ketua Badan Pendiri PPRT KH Zaenal Mutaqim mengatakan, PPRT merupakan wadah para ketua RT dalam menyalurkan aspirasi dan berbagi informasi tentang pemerintahan.

KH Zaenal pun mengamini ucapan Wihaji, kondusivitas suatu wilayah tidak lepas peran penting dari ketua RT.

"Di PPRT pun berupaya untuk senantiasa menjaga independen, saling menghormati, dan menghargai perbedaan. Termasuk juga berkait pemilu," imbuhnya.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga menambahkan, PPRT merupakan bagian terpenting dan vital sebagai mitra polisi berkait keamanan serta ketertiban masyarakat.

"PPRT ini langsung bersentuhan dengan warganya. Sehingga akan selalu kami sinergikan dengan Babinkamtibmas dalam mengelola semua masalah yang terjadi di masyarakat," ujarnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved