Kredit Kendaraan Bermotor Diprediksi Makin Moncer

Tahun ini penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) oleh perbankan diprediksi makin meningkat.

Kredit Kendaraan Bermotor Diprediksi Makin Moncer
Istimewa
Sales sedang melakukan pengecekan unit kendaraan sebelum dikirim ke dealer 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA --.Tahun ini penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) oleh perbankan diprediksi makin meningkat. Infrastruktur yang makin mumpuni, ditambah maraknya gelaran otomotif jadi alasannya.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) misalnya hingga Februari 2019 saja, pertumbuhan pernyaluran KKB sudahdouble digit.

“Hingga Februari, kredit konsumer kami yang tumbuhnya cukup signifikan ada di KPR, dan KKB yang sudah tumbuh sekitar 20%,” kata Direktur Konsumer BRI Handayani kepada Kontan.co.id pekan lalu.

Sayang Handayani enggan merinci nilainya. Meski demikian, sebagai gambaran, pertumbuhan penyaluran KKB BRI sepanjang 2018 lalu memang jadi yang paling tinggi dibandingkan sektor konsumer lainnya.

Pada 2018, BRI berhasil menyalurkan KKB Rp 3,7 triliun, tumbuh 39,27% (yoy) dibandingkan 2017 yang sebesar Rp 2,6 triliun. Sementara kontribusinya terhadap total kredit konsumer masih terbilang kecil, KKB menyumbang 2,81% terhadap total kredit konsumer senilai Rp 130,8 triliun.

“Pertumbuhan ini memang searah dengan kebijakan pemerintah, dan ketersediaan infrastruktur yang mulai rampung. Sehingga ada kebutuhan masyarakat untuk mobil komersial maupun niaga,” sambung Handayani.

Sementara untuk tahun ini, BRI menargetkan penyaluran KKB masih bisa tumbuhdouble digit. Sedangkan kredit konsumernya ditargetkan tumbuh hingga 12%.

Berkah lain juga turut diharapkan oleh PT Bank Permata Tbk (BNLI). Namun, perusahaan yang tergabung dalam Astra Financial Group, divisi jasa keuangan PT Astra International Tbk (ASII) ini akan membidik gelaran Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2019 sebagai pendngkrak KKB.

Astra Financial akan kembali menjadi sponsor utama GIASS 2019. Hal ini dilakukan lantaran pada gelaran sebelumnya, Astra Financial dapat meraih pemesanan kendaraan senilai Rp 1,1 triliun.

“Pada GIIAS 2018, ada 15.000 aplikasi, ini tidak hanya untuk KKB tapi ada pembukaan rekening baru d Permata juga sebanyak 6.000 aplikasi,” kata Direktur Retail Banking Permata Djumariah Tenteram kepada Kontan.co.id pekan lalu.

Sementara untuk gelaran GIIAS 2019, Djumariah setidaknya menargetkan Permata bisa menggandakan capaian tahun lalu. Sementara penyaluran KKB hingga akhir tahun ditargetkan bisa tumbuh hingga 12%.

Sepanjang 2018, kredit konsumsi Permata yang mencakup KPR, KKB, dan kredit individual lainnya mencapai Rp 35,1 triliun. Tumbuh 5,75% (yoy) dibandingkan penyaluran pada 2017 senilai Rp 30,39 triliun.

Sementara dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan sepanjang 2018 berhasil menyalurkan KKB senilai Rp 140,4 tirliun. Tumbuh 12,80% (yoy) dibandingkan 2017 senilai Rp 124,5 triliun. (Kontan)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved