Wali Kota Hendi Komentari Teknologi Vikuiti Dirinya: 'Non Stop Ngomong Untung Gak Butuh Minum'

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi merekam video dirinya sendiri dan mengunggahnya ke Instagram Story dengan akunnya, @hendrarprihadi, baru-baru ini.

Wali Kota Hendi Komentari Teknologi Vikuiti Dirinya: 'Non Stop Ngomong Untung Gak Butuh Minum'
tribunjateng/galih permadi
HENDI KW- Sosok Walikota Semarang dihadirkan dalam bentuk tayangan bergambar dengan sistem vikuiti di PIP Balaikota Semarang, Selasa (15/11). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suara dan sosok berwujud hologram Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) yang berada di Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang kerap kali menarik perhatian pengunjung.

Teknologi yang juga disebut Vikuiti itu sering dijadikan obyek foto bersama para pengunjung atau diunggah ke media sosial.

Tak hanya pengunjung, bahkan Hendi sempat merekam video dirinya sendiri dan mengunggahnya ke Instagram Story dengan akunnya, @hendrarprihadi, baru-baru ini.

Karena sosok Hendi yang berwujud hologram itu bisa ‘berbicara’, Hendi mengomentarinya dengan caption, “Non-stop ngomong, untung nggak butuh minum”.

Tangkapan layar unggahan Instagram Story milik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi).
Tangkapan layar unggahan Instagram Story milik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi). (Instagram/hendrarprihadi)

Romantis, Wali Kota Hendi Rangkul Tia Hendi saat Keliling Simpanglima Semarang Minggu Pagi

Dalam wujud hologram, Hendi memperkenalkan ragam budaya dan tempat-tempat menarik Kota Semarang.

"Kami memiliki banyak tempat wisata yang menarik di Kota Semarang, ada Sam Poo Kong, ada Lawang Sewu, ada Kota Lama.”

“Ada juga tempat religi seperti Masjid Agung Jawa Tengah, wihara, dan pagoda," begitu bunyi dari Hendi yang berwujud hologram itu.

Fitur itu tampak menggunakan proyektor sebagai penyorot dan kaca mika berbentuk badan Wali Kota Semarang sebagai obyek yang disorot.

Bentuk kaca mika itu juga disesuaikan dengan ukuran dan tinggi badan sang wali kota.

Hendi sendiri sempat mengatakan bahwa teknologi itu merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk terus berinovasi menjadikan Semarang sebagai kota pintar yang ramah dengan teknologi, sesuai dengan konsep Smart City.

Seorang warga Kota Semarang, Aditya Bayu (24), saat berkunjung, Senin (18/3/2019), sempat mengatakan bahwa teknologi itu membuat dirinya merasa lebih dekat dengan Hendi.

“Meskipun bukan sosok aslinya, tapi rasanya nyata, apalagi suaranya benar-benar suara Pak Hendi. Serasa lebih dekat,” ujarnya. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: suharno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved