AKBP Enrico Buka Kemungkinan Panggil Kepala Dishub Kota Semarang Terkait Dugaan Pungli Parkir

Tim Saber Pungli Kota Semarang masih terus menyelidiki dugaan pungutan liar (pungli) tarif parkir di sekitar Kawasan Simpanglima dan area CFD lainnya.

AKBP Enrico Buka Kemungkinan Panggil Kepala Dishub Kota Semarang Terkait Dugaan Pungli Parkir
net
Ketua Tim Satgas Saber Pungli Kota Semarang AKBP Enriko Silalahi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Saber Pungli Kota Semarang masih terus menyelidiki dugaan pungutan liar (pungli) tarif parkir di sekitar Kawasan Simpanglima dan CFD lainnya di Kota Semarang.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 30 orang juru parkir yang diamankan lantaran diduga melakukan pungli, penarikan retribusi parkir di atas ketentuan.

21 orang diamankan di lokasi CFD dan sembilan orang diamankan saat pelaksanaan Apel Kebangsaan di Kawasan Simpanglima, Kota Semarang pada Minggu (17/3/2019) kemarin.

"Kami tetap selidiki khususnya pengelolaan parkir di Kota Semarang. Terlebih saat ada event, agar masyarakat bisa lebih nyaman terhadap tarif parkir yang sudah sesuai ketentuan," kata Ketua Tim Saber Pungli Kota Semarang, AKBP Enriko Silalahi, Selasa (19/3/2019).

Menurut AKBP Enriko, satu orang oknum pegawai Dishub Kota Semarang juga telah dipanggil dan dimintai keterangan.

Oknum berinisial P itu dipanggil lantaran pengakuan para juru parkir diarahkan mengelola parkir dan disetori sedikitnya 60 persen dari hasil pemungutan retribusi para jukir tersebut.

Saat ditanya apakah akan memanggil Kepala Dishub Kota Semarang terkait dugaan pungli parkir ini, AKBP Enriko tak menampik dan ada kemungkinan pihaknya melakukan hal tersebut.

"Akan kami selidiki sampai jelas semuanya agar diketahui siapa yang bertanggung jawab atas masalah ini semua. Akan kami koordinasikan dengan Wali Kota Semarang masalah ini," pungkasnya. (M Radlis)

Penulis: muh radlis
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved