Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang Minta Kadis dan Camat Ikut Perangi Narkoba

BNNK Kabupaten Batang menggelar kegiatan Diseminasi Informasi (Penyuluhan) pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang Minta Kadis dan Camat Ikut Perangi Narkoba
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
BNNK Kabupaten Batang menggelar kegiatan Diseminasi Informasi (Penyuluhan) pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Selasa, (19/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggelar kegiatan Diseminasi Informasi (Penyuluhan) pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Selasa (19/3/2019).

Kepala BNN Kabupaten Batang, AKBP Windarto mengatakan tujuan dari kegiatan untuk memberikan bekal pengetahuan dan meningkatkan pemahaman kepada para instansi pemerintah mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas dan Camat seluruh Kabupaten Batang itu tak lain untuk memberikan sosialisasi dan diminta untuk ikut berperan aktif dalam memerangi bahaya narkoba.

“Semua lapisan masyarakat apalagi dari Kadis dan Camat, memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk menjaga dan menciptakan tempat tinggal dan lingkungannya bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,” ujarnya.

Pria di Batang Gondol Sepeda Motor yang Diparkir, Nekat Melaju Kencang tanpa Pakaian

Selain itu, juga disampaikan materi tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Dalam Upaya P4GN.

"Sesuai Inpres nomor 12 tahun 2011 tentang kebijakan dan strategi nasional dibidang P4GN, yang memerintahkan seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara. Untuk melakukan gerakan P4GN,secara komprehensif dan sinergis," jelasnya.

Disampaikannya juga berdasarkan hasil survey nasional yang dilakukan oleh BNN bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia tahun 2017, prevalensi (Jumlah Keseluruhan Kasus) penyalahgunaan Narkoba di Indonesia sudah mencapai 1,77 persen. atau sekitar 3,3 juta jiwa.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah prevalensi penyalahgunaan Narkoba sudah mencapai 1,16 % atau sekitar 284.086 jiwa.

"Jumlah tersebut terdiri dari mereka yang coba pakai, teratur pakai, dan pecandu," ujarnya.

Dari data tersebut diproyeksikan pada tahun 2019 prevalensi di Jawa Tengah akan meningkat menjadi 2,00 persen.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved