Komarodin Buka Suara Pasca Piala Presiden dan Rencana Bersama PSIS Semarang

Winger lincah PSIS Semarang, Komarodin mendapat pelajaran berharga atas kegagalan timnya melaju ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Komarodin Buka Suara Pasca Piala Presiden dan Rencana Bersama PSIS Semarang
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Aksi winger Komarodin saat membela PSIS Semarang di ajang Piala Presiden 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Winger lincah PSIS Semarang, Komarodin mendapat pelajaran berharga atas kegagalan timnya melaju ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Menurut Komar --sapaan keseharian Komarodin--, selama mendapat kesempatan tampil di Piala Presiden, pemain berusia 23 tahun ini mendapat pelajaran berharga untuk tampil lebih baik ke depannya.

"Kalau secara pribadi, tentu masih banyak kekurangan selama tampil di Piala Presiden. Kekurangan itu menjadi motivasi saya ke depan. Bagaimana saya harus rajin berlatih dan selalu berfikir untuk lebih baik ke depannya," kata Komar kepada Tribunjateng.com, Selasa (19/3/2019).

Di Piala Presiden edisi tahun ini, Komar tampil selama 189 menit dari tiga laga yang dijalani PSIS Semarang melawan Persipura Jayapura, Kalteng Putra, dan PSM Makassar.

Menurut Komar, PSIS Semarang sebetulnya tampil apik.

Namun keberuntungan belum di pihak PSIS Semarang.

"Tanggapan saya cukup bagus PSIS Semarang di tiga pertandingan Piala Presiden. Ya mungkin hanya faktor keberuntungan yang belum ada buat lolos ke babak selanjutnya," kata Komar.

Dalam tiga laga Piala Presiden tersebut, PSIS Semarang juga diperkuat striker baru asal Brasil, Claudir Marini Junior.

Menurut Komar, Claudir membawa warna baru di lini serang PSIS Semarang.

"Saya harap kami semakin kompak. Terutama di lini depan setelah kami kedatangan Marini. Saya melihat dia sebagai tipikal pekerja keras dan punya visi bermain bagus. Kualitasnya dia juga dia buktikan dengan mencetak dua gol selama di turnamen," kata Komar. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved