Paham Radikalisme Ancam Kalangan Guru di Banyumas, Aksinya Sudah Melarang Siswa Hormat Bendera

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar dialog tokoh lintas agama terkait isu radikalisme dan terorisme.

Paham Radikalisme Ancam Kalangan Guru di Banyumas, Aksinya Sudah Melarang Siswa Hormat Bendera
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
Dialog tokoh lintas agama yang digelar pada, Selasa (19/3/2019), mengusung tema 'Moderasi Untuk Menjaga Kebersamaan Umat'. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Isu radikalisme dan terorisme menjadi topik yang banyak diperbincangkan setelah aksi brutal penembekan warga Muslim di Masjid Al Noor Christchurch, New Zealand.

Kondusifitas masyarakat terganggu apalagi Indonesia sedang dalam situasi politik jelang Pemilu tanggal 17 April mendatang.

Sebagai upaya meredam kegelisahan masyarakat di tengah situasi sekarang ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar dialog tokoh lintas agama, Selasa (19/3/2019).

Dialog tersebut mengusung tema 'Moderasi Untuk Menjaga Kebersamaan Umat'.

Acara dihadiri sebanyak 75 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Pembicara utama dalam dialog antar tokoh agama diantaranya Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas, Muhammad Rokib.

KPK Temukan Uang di Laci Menteri Agama Saat Geledah Kantor Menteri Agama

Hadir pula Imam Hidayat selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Banyumas dan Kasat Intelkam Polres Banyumas AKP Sulistyo Dwi Cahyono.

Turut pula mengundang perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, mahasiswa, dan penyuluh agama. Acara berlangsung di Garden Hall Resto, Jl Dr Soeparno Purwokerto. 

Salah satu topik hangat yang menjadi bahan pembicaraan adalah mengenai guru di Banyumas yang diindikasikan terpapar radikalisme.

Bahkan guru yang terindikasi paham radikalisme berasal dari sekolah-sekolah negeri.

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved