Rizal Nekat Curi Motor Rekan Kerjanya Karena Tak Tahan Diteror Penagih Utang

Rizal Novriansyah (20) nekat mencuri sepeda motor sesama pegawai pujasera di Solo Grand Mall.

Rizal Nekat Curi Motor Rekan Kerjanya Karena Tak Tahan Diteror Penagih Utang
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Kapolsek Laweyan Kompol Ari Sumarwono menanyai pelaku pencurian sepeda motor saat gelar perkara di Mapolsek Laweyan, Jalan Rajiman Nomor 343, Kota Surakarta, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Rizal Novriansyah (20) nekat mencuri sepeda motor sesama pegawai pujasera di Solo Grand Mall.

Dia mengakui tindakan itu sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum kejadian.

Rizal berencana mencuri sepeda motor sang teman, dengan cara menduplikasi kunci kontak.

"Saya harus bayar utang, Pak," ucap Rizal sembari tertunduk saat gelar perkara di Mapolsek Laweyan, Jalan Rajiman Nomor 343 Kota Surakarta, Selasa (19/3/2019).

Warga Kota Surabaya itu mengungkapkan terlilit dua persoalan utang secara daring atau online.

Total utangnya mencapai sekitar Rp 3 juta.

Rizal membeberkan penghasilannya Rp 1,7 juta tiap bulan.

Penghasilan itu, tambahnya, tidak cukup untuk membiayai kredit sepeda motor, tarif kos, dan kebutuhan sehari-hari.

"Saya kos di Solo sama istri. Tidak tahan diteror sama penagih. Akhirnya nyuri itu (motor) untuk nutup utang," kata dia.

Rizal menyesali perbuatannya.

Dia berharap Achmad Solikin (24), pemilik motor, berkenan memaafkan.

Rizal terjerat Pasal 363 KUHP dan terancam pidana kurungan tujuh tahun penjara.

Sementara itu, personel Sat Reskrim Laweyan masih memburu adik kandung Rizal, AAF (17).

"Informasinya, AAF kabur ke Surabaya. Kami akan kejar hingga tangkap," ujar Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved