Sekda Kabupaten Pekalongan Imbau Masyarakat Tidak Saling Serang dan Hujat di Media Sosial

Masyarakat diminta untuk tidak mudah terhasut dengan adanya berita hoax yang merebak di media sosial

Sekda Kabupaten Pekalongan Imbau Masyarakat Tidak Saling Serang dan Hujat di Media Sosial
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Jajaran Pemkab Pekalongon, Polres Pekalongan dan sejumlah ulama, ikuti istighosah dan doa bersama di IAIN Pekalongan, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Masyarakat diminta untuk tidak mudah terhasut dengan adanya berita hoax yang merebak di media sosial.

Hal tersebut dikatakan Sekda Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer, saat menghadiri istighosah dan doa bersama di IAIN Pekalongan, Rabu (20/3/2019).

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak saling serang, dan menghujat di media sosial jelang pelaksanaan Pemilu.

"Jangan saling serang dan saling hujat, apalagi karena beda pilihan. Supaya tidak mudah terhasut masyarakat wajib menjunjung tinggi toleransi, dan menghargai perbedaan," jelasnya.

Menanggapi tentang berita hoax, ia menuturkan, berita tersebut sengaja dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah masyarakat.

"Zaman semakin maju dan teknologi informasi semakin cepat. Beredarnya berita hoax di media sosial wajib diwaspadai dan jangan mudah percaya. Karena berita hoax ditujukan untuk memecah belah persatuan masyarakat jelang Pemilu," katanya.

Mukaromah menerangkan, acara istighosah dan doa bersama merupakan wujud pemersatu berbagai elemen masyarakat jelang pelaksanaan Pemilu.

"Acara ini juga sebagai sarana tali silaturahmi seluruh elemen masyarakat kabupaten Pekalongan, agar tercipta situasi aman dan damai," paparnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan mengatakan, istighosah dan doa bersama bukan hanya acara seremonial.

"Acara ini bukan hanya seremonial, tapi sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan kerukunan antar tatanan masyarakat," imbuhnya.

Untuk itu, AKBP Wawan mengajak seluruh masyarakat agar menjaga dan mendukung terciptanya situasi damai, aman dan sejuk jelang Pemilu.

"Polri memerlukan dukungan dan bantuan dari masyarakat untuk melaksanakan tugas menciptakan situasi kondusif, di Kota Santri," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved