Tumbuhkan Minat Menulis Generasi Milenial, Disdikbud Batang Gelar Lomba Karya Tulis Sejarah

Ia juga berharap dengan digelarnya lomba tersebut cagar budaya di Batang bisa terdata dengan baik

Tumbuhkan Minat Menulis Generasi Milenial, Disdikbud Batang Gelar Lomba Karya Tulis Sejarah
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Sekertaris Disdikbud Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo saat membuka karya tulis ilmiah di Hotel Dewi Ratih, Rabu ( 20/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Untuk menumbuhkan minat menulis di kalangan generasi millenial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi kalangan pelajar.

Sekertaris Disdikbud Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan lomba tersebut merupakan upaya untuk memberikan semangat dan minat generasi milenial untuk menulis.

Selain itu juga menjadi cara Pemkab untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Kabupaten Batang.

"Tema dalam lomba karya tulis ini tentang cagar budaya yang ada di Kabupaten Batang, agar dikalangan pelajar lebih mengetahui dan melestarikanya dengan bentuk tulisan," terang Bambang Suryantoro Sudibyo, Rabu (20/3/2019).

Dikatakan Bambang, karya tulis tersebut memang menyasasar pelajar atau kaum millenial, dengan harapan dapat mencintai cagar budaya dengan karya ilmiah yang harus melakukan observasi lokasi, sehingga mereka lebih tahu sejarah dan budaya.

"Batang memiliki banyak benda cagar budaya yang hampir tiap kecamatan memilikinya, seperti situs Sojomerto di Kecamatan Reban, situs Ganesha di Desa Silurah Kecamatan Reban," ujarnya.

Ia juga berharap dengan digelarnya lomba tersebut cagar budaya di Batang bisa terdata dengan baik.

Pasalnya sudah banyak benda cagar budaya yang lari keluar daerah atau dicuri dan dibeli oleh kolektor di daerah Temanggung.

"Allhamdulilah Cagar Budaya patung sapi atau mahesa yang di lcuri orang bisa kita ambil lagi, karena sudah dibeli orang akhirnya kita tembus menggunakan Uang APBD, kalau tidak kita tebus bisa lari ke luar negeri," terangnya.

Sementara untuk pendataan benda cagar budaya pihaknya sudah memberikan tempat khusus dengan membuat cungkup di lokasi, agar tidak kehujanan tidak kepanasan. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved