Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Harapkan Kain Tenun Goyor Menjadi Ikon Baru Sragen

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuka pelatihan tenun kain goyor di Sambirejo, Plupuh, Rabu (20/3/2019)

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Harapkan Kain Tenun Goyor Menjadi Ikon Baru Sragen
Tribunjateng.com/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyerahkan benang kain goyor kepada peserta pelatihan 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuka pelatihan tenun kain goyor di Sambirejo, Plupuh, Rabu (20/3/2019).

Pelatihan ini diikuti warga Sambirejo sebanyak 50 orang dengan lama pelatihan 30 hari.

Yuni dalam sambutannya mengatakan bahwa Sragen berusaha sedang kembali untuk membuat icon baru yaitu tenun kain goyor.

"Dulu kami sempat memproduksi kain tenun goyor di Sambirembe Kecamatan Kalijambe, namun diambil Solo dan dilabeli Solo," ujar Yuni.

Pihaknya mengaku walaupun diproduksi di Sragen namun semua barang di suppley dari  Solo mulai dari benang, tenun, dan berubah menjadi kain harus kembali ke Solo.

"Mari kita produksi kain tenun goyor kembali, dan nanti kita akan labeli Sragen," pesan Yuni.

Yuni mengimbau kepada para ibu-ibu yang mengikuti pelatihan agar rajin berangkat latihan dan tidak malas-malasan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Un Sugihartono Kabupaten Sragen mengatakan tujuan pelatihan ini ialah memberikan pelatihan bagi penenun kain goyor agar warga masyarakat mempunyai satu karya di Kecamatan Plupuh.

Dia menyampaikan Plupuh memiliki potensi yang sangat luar biasa dari SDM dan letak geografis yang berdekatan dengan Kota Solo.

Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan ini masyarakat akan semakin maju dan sejahtera.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved