WADUH! Aki Baterai CCTV Kawah Sileri Raib Dicuri

Pemantauan gunung api bisa dikatakan ujung tombak mitigasi bencana yang dipicu aktifitas vulkanik.

WADUH! Aki Baterai CCTV Kawah Sileri Raib Dicuri
khoirul muzaki
Petugas mengecek perangkat CCTV kawah Sileri 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -- Pemantauan gunung api bisa dikatakan ujung tombak mitigasi bencana yang dipicu aktifitas vulkanik.

Dari pemantauan itu, akan diperoleh data secara realtime dan kontinyu antara lain terkait aktifitas kegempaan, hingga pemantauan suhu maupun gas.

Ancaman bahaya dengan demikian bisa diprediksi. Untuk mengoptimalkan pemantauan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga menyertakan teknologi CCTV yang dipasang di sekitar kawah.

CCTV berfungsi baik untuk melakukan pengamatan visual terhadap objek kawah.

Untuk bisa beroperasi, alat ini perlu dukungan energi listrik. Petugas biasanya menggunakan aki kering untuk menyimpan dan menyediakan energi listrik.

Pentingnya alat ini bagi kerja pemantauan pastinya diketahui juga oleh masyarakat. Tetapi kejadian di pos pemantauan gunung api Dieng pantas membuat hati miris.

Bagaimana tidak, aki kering dalam boks untuk menghidupkan CCTV di kawah Sileri, Desa Kepakisan Batur Banjrnegara, mendadak raib.

Kejadian ini pun sempat diposting di media sosial hingga banjir komentar. Warganet banyak yang menyayangkan kejadian itu.

Mereka tak habis pikir, alat yang digunakan untuk kepentingan publik itu hilang diduga diambil orang.

Ada juga yang memperdebatkan soal harga dan kelangkaan barang itu sehingga menarik orang untuk mencuri.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved