Wali Kota Tegal HM Nursholeh Pamitan dalam Khaul Imam Syafi’i

Arif Ubaidillah selaku panitia penyelenggara menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Wali Kota Tegal HM Nursholeh Pamitan dalam Khaul Imam Syafi’i
IST
Wali Kota Tegal Pamit di Kegiatan Khaul Imam Syafi’i 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Dzikir bersama yang dilaksanakan dalam rangka Haul Akbar Imam Syafi’i RA ini diprakarsai oleh Jamiyah Ratib “Ratibayn” Kota Tegal dan Pondok Pesantren Daarul Hijrah Kota Tegal pimpinan Al Habib Thohir bin Abdullah Alkaf di Pantai Alam Indah. Rabu (20/3) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tegal, Forkopimda, MUI Kota Tegal serta warga masyarakat Tegal dan sekitarnya.

Arif Ubaidillah selaku panitia penyelenggara menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal yang telah mendukung kegiatan tersebut.

‘’Kami ucapkan terimakasih banyak kepada Wali Kota Tegal H.M Nursoleh dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal yang telah memberikan tempat di PAI untuk melangsungkan kegiatan ini,’’ tutur Arif.

Wali Kota Tegal HM Nursholeh mengapresiasi terselenggaranya khaul Imam Syafi’i. Pada kesempatan tersebut Wali Kota secara langsung memohon pamit.

‘’Kami mengapresiasi khaul Imam Syafi’i yang digelar malam ini, dan pada kesempatan ini saya secara pribadi mohon pamit karena dua hari lagi tugas saya sebagai wali kota telah selesai. Mohon maaf bila mana selama memimpin ada kesalahan dan saya berharap semoga kedepan Kota Tegal akan semakin moncer dan sejahtera,’’ tutur Nursoleh

Sambutan Ulama  yang diwakili Ketua MUI Kota Tegal KH. Abdul Chaer Annur menceritakan kisah Imam Syafi’i.

‘’Kita Perlu meneladani, Abu Abdillah Muhammad Bin Idris (Imam Syafii), dengan khaulnya Imam Syafii mudah-mudahan kita meneladani, terutama dalam mencari ilmu, sebab sejak kecil Imam Syafii sudah belajar. Hingga pada usia 7 tahun sudah hafal Alqur'an.’’ ungkap Ketua MUI Kota Tegal

Al Habib Thohir bin Abdullah Alkaf menyampaikan bahwa kegiatan tersebut di gelar di Pantai Alam Indah tidak pernah salah.

‘’Kita sengaja pilih tempatnya di PAI karena tidak salah tempatnya, saya pernah berziaran ke makam Imam Syafi’i, diatas makam Imam Syafii dibuat kapal. Saya fikir disana ada kapal disini pantai, kita khaul di pinggir laut, ini pas sekali,’’ ujar Al Habib Thohir

Al Habib Thohir percaya bahwa khaul Imam Syafii yang digelar akan sampai beritanya kepada Imam Syafi’i.

‘’Malam ini Insaa Allah beritanya sampai kepada Imam Syafi’i dan kita ambil tauladan-tauladan Imam Syafi’i dan kita contoh kecerdasannya,’’ ujarnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved