Pelaku Lakukan Pembunuhan Pengusaha Tembakau di Temanggung Karena Utang Budi ke Permadi

Para pembunuh bayaran yang menghabisi nyawa pengusaha tembakau dan pupuk asal Temanggung, Tjiong Boen Siong, tidak semata-mata karena uang.

Pelaku Lakukan Pembunuhan Pengusaha Tembakau di Temanggung Karena Utang Budi ke Permadi
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Posisi tersangka pembunuhan pengusaha tembakau dan pupuk asal Temanggung Tjiong Boen Siong dari kiri ke kanan: Agus alias Ag, Rizal alias Ambon, dan Indarto alias Markun. 

TRIBUNJATENG.COM - Para pembunuh bayaran yang menghabisi nyawa pengusaha tembakau dan pupuk asal Temanggung, Tjiong Boen Siong, tidak semata-mata karena uang.

Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi mengatakan Agus dan Markun alias Indarto membantu Permadi membantu Tjiong Boen Siong memang karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Untuk tersangka Rizal alias Ambon, Dwi menjelaskan karena Ambon merasa berhutang budi kepada Permadi.

Sebab, beberapa hari sebelum ekskusi, Ambon dirawat di rumah sakit di Temanggung lantaran sakit di bagian saraf matanya.

Kala itu, biaya pengobatan dan rawat inap selama tiga hari, ditanggung oleh Permadi.

"Tidak banyak sebenarnya, biaya pengobatan dan rawat inapnya hanya ‎Rp990.000," tutur perwira polisi berpangkat tiga balok di pundak.‎

Seorang Pelaku Pembunuhan Pengusaha Tembakau di Temanggung Menyerahkan Diri, Total 5 Pelaku

Kini total ada lima tersangka pembunuh Tjiong Boen Siong.

Selain Permadi, Markun, Ambon dan Agus, satu lagi tersangka yakni istri Tjiong Boen Siong, Nurtafia.

Seperti diberitakan sebelumnya Nurtafia berselingkuh dan menjalin asmara dengan Permadi bahkan berencana ingin menikah.

Mereka berdua menganggap Tjiong Boen Siong sebagai penghalang dan akhirnya merencanakan hingga akhirnya melakukan pembunuhan terhadap korban.

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved