Resmi Dikontrak PSIS Semarang Selama 4 Tahun, Ini Tanggapan Gelandang 19 Tahun

PSIS Semarang resmi mengontrak gelandang potensial berusia 19 tahun, Tegar Infantrie Sukamto dengan durasi kontrak jangka panjang. Yaitu empat tahun.

Resmi Dikontrak PSIS Semarang Selama 4 Tahun, Ini Tanggapan Gelandang 19 Tahun
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Tegar Infantrie mengikuti sesi cross country, program latihan fisik PSIS Semarang dalam TC fisik di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (22/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang resmi mengontrak gelandang potensial berusia 19 tahun, Tegar Infantrie Sukamto dengan durasi kontrak jangka panjang. Yaitu empat tahun.

Kontrak Infantrie ini sekaligus menjadi pemain yang dikontrak paling lama di PSIS sejauh ini.

Kepada Tribun Jateng, Infantrie mengatakan, dengan diikat kontrak jangka panjang oleh PSIS, merupakan salah satu impiannya yang terwujud.

Bermain di kota kelahiran sendiri disebut Fantrie salah satu kebanggaan buatnya.

"Alhamdulillah diikat kontrak empat tahun sama PSIS. Intinya kessmpatan besar bagi saya mengembangkan karir. Apalagi main di publik sendiri, di rumah sendiri. Siapa yang tidak mau main di Kota Kelahiran sendiri," kata Fantrie saat dihubungi, Jumat (22/3/2019).

PSIS Semarang Resmi Kontrak Tegar Infantrie Soekamto 4 Tahun, Pemain Muda Asli Semarang

Nama Tegar Infantrie sebenarnya tidak asing bagi PSIS. Fantrie bergabung di skuat senior PSIS sejak musim 2017, dan menjadi bagian saat PSIS promosi ke Liga 1.

Di musim 2018, Fantrie juga masih berkostum PSIS, namun belum sampai semusim, Fantrie meminta izin keluar dari PSIS karena ingin mendaftarkan diri sebagai anggota TNI.

Di tahun 2019, Fantrie kembali bergabung bersama PSIS usai mendapat persetujuan dari pihak manajemen.

"Alhamdulillah terimakasih banyak buat rekan-rekan (pemain) juga, bisa membantu yang terbaik buat saya. Semoga PSIS selalu jaya, dan saya bisa lebih baik dari sebelumnya," kata Infantrie lebih lanjut.

Di bawah kepemimpinan pelatih kepala PSIS saat ini, Jafri Sastra, Fantri menjadi salah satu pemain muda yang cukup mendapat kepercayaan dari pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut di sektor lini tengah. Selain pemain muda PSIS lainnya, Eka Febry.

Bahkan, saat di pertandingan kedua PSIS di Piala Presiden menghadapi Kalteng Putra, Fantrie sebenarnya direncanakan masuk ssbagai pemain ini.

Sayang, dalam persiapan menghadapi Kalteng Putra, Fantrie mengalami cedera hamstring dalam sesi internal game.

Sebelumnya, Fantrie juga berkontribusi dalam laga Piala Indonesia menghadapi Bhayangkara FC di leg pertama babak 16 besar ajang tersebut.

Saat itu, Fantrie sukses mengirimkan assist kepada Bayu Nugroho, dalam pertandingan yang berakhir 1-1 di Stadion PTIK, Jakarta, saat itu. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved