Kecamatan Kedungbanteng, Kecamatan di Tegal yang Dinyatakan Sudah Bebas dari BAB Sembarangan

Sejumlah 111 desa di Kabupaten Tegal kini sudah dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan dari total 287 desa yang

Kecamatan Kedungbanteng, Kecamatan di Tegal yang Dinyatakan Sudah Bebas dari BAB Sembarangan
Istimewa
Penghargaan itu diberikan secara langsung oleh Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie saat acara Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia dan Pencanangan Desa ODF di Alun-alun Hanggawana, Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (24/3/2019) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah 111 desa di Kabupaten Tegal kini sudah dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan dari total 287 desa yang ada.

Dari 111 desa tersebut, satu kecamatan di Kabupaten Tegal mendapat sorotan karena berhasil menjadi satu-satunya yang bebas ODF.

Ya, Kecamatan Kedungbanteng dinobatkan menjadi kecamatan pertama dan satu-satunya kecamatan yang bebas buang air besar sembarangan atau ODF.

Pencapaian hasil tersebut, diapresiasi Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie, dengan diberikan piagam penghargaan kepada 64 perwakilan desa yang hadir dan satu kecamatan yang sudah ODF.

Penghargaan itu diberikan secara langsung oleh Ardie saat acara Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia dan Pencanangan Desa ODF di Alun-alun Hanggawana, Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (24/3/2019) kemarin.

Dengan adanya satu kecamatan yang telah ODF, Ardie semakin bersemangat dalam mewujudkan Kabupaten Tegal bebas ODF pada tahun 2019.

“Saya bangga sekali, itu sangat luar biasa. Ada satu kecamatan yang benar-benar sudah ODF,” tegas Ardie.

Dalam hal ini, Ardie mengingat pernyataan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melantik Walikota Tegal, Sabtu (23/3/2019) kemarin.

Menurut dia, Kepala Daerah harus terus menggalakkan masyarakat dalam hidup sehat seperti tidak membuang air besar sembarangan.

Sehingga tidak hanya Kabupaten Tegal bebas ODF, tetapi Jawa Tengah sekaligus.

“Masyarakat harus sadar, harus ikut berpartisipasi membantu warganya, saudaranya, utamanya mereka yang tidak mampu dan belum memiliki akses jamban sehat,” pesan Ardie.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji berharap semua masyarakat menyadari pentingnya perilaku hidup sehat.

"Salah satunya adalah tidak boleh membuang air besar sembarangan. Kami terus berupaya dalam mengkampanyekan perilaku hidup sehat. Kami juga berterimakasih kepada Kodim Polres yang telah menggerakkan Babinsa dan Babinkamtibmas untuk membantu desa-desa agar tidak buang BAB sembarangan. Harapannya bulan Desember 2019 nanti Kabupaten Tegal bebas ODF,” harap Hendadi. (TRIBUN JATENG/GUM).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved