UPTD Metrologi Legal Kabupaten Sragen Dilaunching, Ini Tujuan dan Harapan Bupati

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melaunching Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Unit Metrologi Legal Kabupaten Sragen, Senin (25/3/2019).

UPTD Metrologi Legal Kabupaten Sragen Dilaunching, Ini Tujuan dan Harapan Bupati
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melaunching Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Unit Metrologi Legal Kabupaten Sragen, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melaunching Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Unit Metrologi Legal Kabupaten Sragen, Senin (25/3/2019).

Bupati Sragen mengatakan, dilaunchingnya UPTD ini Sragen siap memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai dari pelayanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya.

"Pada Desember 2018 UPTD Unit Metrologi Legal Sragen ini sudah diresmikan secara simbolis oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita di Bandung," ujar Yuni.

Peresmian UPTD Metrologi Legal di Kabupaten Sragen ini, bersamaan dengan peresmian 37 unit metrologi kabupaten-kota di Indonesia.

Sebelum diresmikan, UPTD metrologi ini merupakan Balai Metrologi Provinsi Jawa Tengah, kini kewenangan dilimpahkan ke Pemkab Sragen di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Setelah dilaunching, ada tugas utama yang harus dikerjakan yaitu sosialisasi ke masyarakat agar kemanfaatannya bisa optimal," lanjut Yuni.

Yuni mengimbau, kepada petugas agar melaksanakan jemput bola, tidak hanya menunggu pedagang atau pengusaha untuk datang.

"Pembentukan UPTD ini, juga dalam upaya mendukung pelaksanaan visi-misi pemerintahan yang bersih dan akuntabel, melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan khususnya di bidang kemetrologian,” papar Yuni.

Bupati mengharapkan, masyarakat dan pengusaha juga bisa mengetahui lebih tentang hak dan kewajiban yang berhubungan dengan tera atau tera ulang alat-alat ukur takar timbangan dan perlengkapannya, serta bisa memberikan kontribusi positif.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sragen Un Sugiharto menyatakan, pelayanan tera atau tera ulang di Sragen sudah beroperasi sejak Januari 2019.

Namun masih dibutuhkan lebih banyak sosialiasasi ke masyarakat.

"Kami sudah siap memberikan pelayanan sejak awal Januari 2019, dengan dilaunchingnya UPTD ini, kami harapkan semua stakeholder bisa ikut mensosialisasikan ke masyakarat," jelasnya. 

Pihaknya berharap bisa memberikan perlindungan terhadap masyarakat dan konsumen, sehingga pula bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sragen.

“Tujuan utama kami, jika takar itu tepat, dan ukur bisa tepat, masyarakat akan merasa terlindungi melalui jaminan kebenaran, ketertiban, dan kepastian hukum dalam pemakaian alat ukur takar timbang, dan tentunya akan berpengaruh ke peningkatan PAD Sragen,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sugiharto menyampaikan, ruang lingkup pelayanan tera ulang ini meliputi meter kayu, takaran, timbangan otomatis, bukan atau tidak otomatis, anak timbangan dan pompa ukur bahan bakar minyak di SPBU. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved