Catatan dari Live In Karimunjawa (1), Kini Kita Bisa Setiap Minggu ke Carribean van Java

Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Catatan dari Live In Karimunjawa (1), Kini Kita Bisa Setiap Minggu ke Carribean van Java
TRIBUN JATENG/ACHIAR M PERMANA
Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KARIMUNJAWA - Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Pemprov Jateng, melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), melakukan sejumlah upaya untuk "menjual" pariwisata di kepulauan indah tersebut.

Berikut laporan Wartawan Tribun Jateng, Achiar M Permana, yang mengikuti 'Live in Karimunjawa' selama tiga hari dua malam.

KAPAL Motor (KM) Lawit tiba di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Sabtu (23/3) pukul 06.00.

Matahari pagi Karimunjawa, kepulauan yang oleh Belanda mendapatkan julukan "Caribbean van Java", menyambut kami. Cuaca hangat, cukup ideal untuk menikmati keindahan Karimunjawa sepenuhnya.

Kapal Pelni yang berbobot mati 5.700 grosston (GT) itu tidak bersandar di pelabuhan.

Kapten Komarudin, sang nakhoda KM Lawit, memarkir kapal berkapasitas 920 penumpang itu di tengah laut.

Agaknya, kapal produksi galangan Meyer tahun 1986 itu terlalu besar untuk merapat ke pelabuhan.

Setelah kami menikmati sarapan di ruang jamuan resmi KM Lawit, kemudian dua perahu motor datang menjemput. Kapal motor itu lalu membawa kami, rombongan Disporapar, ke pelabuhan.

Kurang dari sepuluh menit kaki saya menginjak dermaga, ketika Mas Wawan, pegawai Disporapar menyampaikan kabar, "Ayo, naik lagi ke perahu. Kita akan langsung memulai tur laut," katanya.

Halaman
123
Penulis: achiar m permana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved