DPMPTSP: ‎Kopi Temanggung Disambut Baik Masyarakat dan Wisatawan Yogyakarta

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung mengadakan Gelar Kopi Temanggung.

DPMPTSP: ‎Kopi Temanggung Disambut Baik Masyarakat dan Wisatawan Yogyakarta
Istimewa
Wisatawan mancanegara menikmati kopi Kota Tembakau saat 'Gelaran Kopi Temanggung' di Yogyakarta, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, mengadakan agenda 'Gelar Kopi Temanggung' di sekitar titik nol kilometer Yogyakarta, pada Sabtu-Minggu (23-24/3/2019) kemarin.

Kasi Fasilitasi dan Promosi DPMPTSP Temanggung, Erna Dwiastuti, mengatakan agenda tersebut mendapat sambutan baik nan meriah dari warga sekitar maupun wisatawan di Yogyakarta.

"Ini dibuktikan dengan tingginya antusiasme pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan, ‎yang menikmati kopi Temanggung di arena acara," kata Erna, Selasa (26/3/2019).

Disampaikan, sejatinya Kota Tembakau mempunyai potensi yang luar biasa soal kopi. Baik dari kuantitas melimpah maupun kualitas sudah tidak diragukan lagi.

"Kita hanya perlu membranding secara baik, agar kopi Temanggung bisa lebih dikenal masyarakat secara luas," ucapnya.

Polisi‎ Ringkus Pencuri Kayu di Lahan Perhutani Temanggung, Pelaku : Buat Perbaiki Kusen Jendela

‎Karena itu, ia menyampaikan, target utama kegiatan ini adalah para pelaku usaha yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya.

Serta, seluruh masyarakat, baik dalam maupun luar negeri, yang sedang berkunjung di Yogyakarta.

"Dengan branding yang baik, kopi Temanggung semakin dikenal, kebutuhan kopi meningkat dan berdampak pada perkembangan usaha kopi yang dilakukan masyarakat Temanggung," tuturnya.

‎Disampaikan lebih lanjut, ‎pada Sabtu (23/3) pelaksanaan 'Gelar Kopi Temanggung' berkolaborasi dengan kegiatan 'Kangen Yogyakarta', yang digagas Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

Serta, peluncuran kalender event dari Dinas Pariwisata Kota Banjarbaru.

"Dalam kesempatan itu, Bupati Temanggung M. Al Khadziq, memperkenalkan kopi Temanggung dan mengajak semua masyarakat untuk minum kopi Temanggung yang ditandai dengan tos minum kopi bersama Wakil Wali Kota Yogyakarta dan Wali Kota Banjarbaru," urainya.

Kemudian, pada Minggu (24/3), rangkaian acara meliputi pameran kopi, talkshow, minum kopi gratis, hiburan kesenian tradisional, dan akustik.‎

"Dalam kesempatan tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung juga mempromosikan beberapa tempat wisata dan budaya Temanggung," ucapnya.

Peserta gelar kopi Temanggung adalah keterwakilan dari beberapa komunitas, yaitu dari MPIG Arabica, MPIG Robusta, Selapanan, Katura, dan keterwakilan dari berbagai wilayah. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved