Kepala Dinkop UMKM Jateng Ungkap Beberapa Hal yang Perlu Diperbaiki Bagi Pelaku UMKM

Jadi di Jateng paling banyak adalah usaha Mikro, sekitar 4,5 juta-4,6 juta adalah usaha Mikro

Kepala Dinkop UMKM Jateng Ungkap Beberapa Hal yang Perlu Diperbaiki Bagi Pelaku UMKM
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Kepala Dinkop UMKM Jateng, Ema Rahmawati, saat memberikan sambutan pada acara "Bincang Bisnis" Tribun Jateng bersama HP. Berlokasi di Borobudur Ballroom, Hotel Santika Primiere Semarang, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berdasarkan hasil survey BPS tahun 2017 pelaku UMKM besar di Jateng sekitar 4,8 juta. Kemudian 98,8% nya adalah pelaku UMKM kecil, dari 98,8% tersebut 90% adalah usaha Mikro.

Jadi di Jateng paling banyak adalah usaha Mikro, sekitar 4,5 juta-4,6 juta adalah usaha Mikro.

Berbicara mengenai Usaha Mikro, menurut Kepala Dinkop UMKM Jateng, Ema Rahmawati, banyak hal yang masih perlu diperbaiki.

Baik dari sisi kualitas produk, kemasan, branding, teknik pemasaran, dan bahan baku.

Terkadang ada konsumen yang merasa belum puas atau lega ketika tidak melihat dan menyentuh produknya secara langsung. Sehingga semua produk UKM yang masuk ke digital harus benar-benar berkualitas.

Tujuannya, tentu supaya konsumen tidak merasa kecewa dan puas ketika barang sudah diterima.

"Terkait dengan branding, contoh paling dekat ketika membuka Galeri UKM di Bandara beberapa produk sangat laku, namun begitu barang habis pelaku UKM lama sekali mengirim produknya lagi. Maka, branding utama adalah sikap dan perilaku UKM sendiri sebagai penyedia barang apakah sudah bisa memenuhi harapan pelanggan atau belum, baru setelah itu branding produk," ungkap Ema, pada tribunjateng.com, Sabtu (23/3/2019).

Ema menjelaskan, ketidaksiapan lain adalah ketika pelaku UMKM tidak mampu memotret produk dengan baik, bagaimana cara menawarkan, dan lain-lain yang memang membutuhkan pelatihan.

Maka dari itu, pihaknya sedang merancang bersama rekan-rekan penggerak digital untuk melatih pelaku UMKM masuk di era digital.

Berbicara mengenai Industri 4.O ketika masuk ke dalam industri digital, maka semua rekan-rekan pelaku UMKM wajib banyak belajar supaya memahami bagaimana cara kerjanya.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved