KEREN! Gula Banyumas Tembus Pasar Rusia dan Brasil

Pelapasan dilakukan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, di Banyumas, Sabtu (23/3).

KEREN! Gula Banyumas Tembus Pasar Rusia dan Brasil
tribunnews.com
ILUSTRASI sendok gula pasir 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Gula organik hasil produksi di Kabupaten Banyumas diekspor ke Rusia dan Brasil. Pelapasan dilakukan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, di Banyumas, Sabtu (23/3).

Ali mengatakan, gula organik yang diekspor sebanyak 21 ton dengan nilai sekitar Rp 667 juta. Dalam kesempatan itu, diekspor juga kayu olahan dengan nilai Rp 7,9 miliar dengan tujuan China.

"Pelepasan ekspor ini sengaja kami acarakan. Maksudnya agar masyarakat luas tahu hal ini bisa kita lakukan. Produk pertanian kita banyak, perlu kita dorong untuk meningkat, sehingga petani semakin sejahtera," katanya, dalam siaran tertulis, Minggu (24/3).

Ali mendorong pertumbuhan ekspor non-migas di setiap daerah, khususnya produk pertanian. Pihaknya memberikan pelatihan bagi mereka yang ingin menjadi eksportir lewat program Agro Gemilang.

Barantan mendorong peningkatan ekspor melalui program 'Ayo Galakkan Ekspor Produk Pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa (Agro Gemilang). Fokusnya ekspor komoditas pertanian berbasis wilayah dari kalangan muda.

"Sebetulnya, potensi ekspor Kabupaten Banyumas sangat banyak. Produk pertanian ada melati, nilam, ketapang, jeruk, dan masih banyak lagi yang bisa diekspor jika ditekuni dengan baik," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein. (kompas.com/Fadlan Mukhtar)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved