Pemkab Batang Serahkan 427 SK CPNS Formasi 2018, Ini Pesan Bupati Wihaji

Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan sebanyak 427 Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

Pemkab Batang Serahkan 427 SK CPNS Formasi 2018, Ini Pesan Bupati Wihaji
ISTIMEWA
Bupato Batang, Wihaji menyerahkan sebanyak 427 Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun 2018 di Pendopo Pemkab Batang, Senin, (25/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan sebanyak 427 Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun 2018 di Pendopo Pemkab Batang, Senin, (25/3/2019).

Ratusan SK CPNS tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Batang, Wihaji.

"Dengan telah diterimanya SK CPNS ini maka, ada kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai aturan-aturan yang ada dalam CPNS. Termasuk yang diatur dalam undang-undang, PP no 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri," tutur Bupati Wihaji.

Ada pun penyerahan SK terdiri dari berbagai bidang di antaranya guru, dokter, perawat, bidan dan yang lainnya.

Wihaji berharap para CPNS dapat mematuhi aturan baik disiplin, loyalitas, profesionalitas, integritas.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daearah (BKD)Kabupaten Batang Lani Dwi Rejeki menjelaskan ada beberapa hal terkait tentang tindak lanjut tentang pengangkatan cpns tahun 2018 di lingkungan pemerintah Kabupaten batang antara lain SK Bupati Batang kepada 427 orang CPNS telah sesuai dengan nota persetujuan dari Kanreg I BKN Yogyakarta.

"Dan SK CPNS 427 orang dengan TMT 1 Maret 2019 dan surat perintah melaksanakan tugas atau SPMT 1 april 2019," terangnya.

Dengan diserahkannya SK CPNS tersebut, Lani meminta Dinas terkait bisa segera menerbitkan surat pernyataan melaksanakan tugas bagi 427 orang cpns sesuai formasi dari Menpan RB serta berkoordinasi dengan BPKPAD Batang terkait gaji para CPNS.

Pasalnya, hal tersebut masih memerlukan proses seorang cpns bisa atau dapat diangkat menjadi pns diantaranya bahwa setiap cpns wajib mengikuti parjabatan selama 51 hari setiap gelombang.

"Secara bertahap proses itu akan dilaksanakan mulai 1 april 2019 sampai awal tahun 2020," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved