Demam Berdarah Pada Anak Bisa Menimbulkan Kebocoran Pembuluh Darah

Penyakit demam berdarah dengue (dbd) pada anak disebut dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Bahkan bisa sampai kebocoran pada pembuluh darah.

Demam Berdarah Pada Anak Bisa Menimbulkan Kebocoran Pembuluh Darah
NET
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyakit demam berdarah dengue (dbd) pada anak disebut dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Bahkan bisa sampai kebocoran pada pembuluh darah.

Hal tersebut diungkapkan dr Yusrina Istanti Sp A (K), salah satu dokter Rumah Sakit Hermina Banyumanik, Semarang, Rabu (27/3/2019).

"Misal sistem imunitas anak yang belum sempurna bisa muncul gejala kebocoran pembuluh darah dan gejala perdarahan hebat," katanya.

Selain itu ia menilai ada aspek lain yang menyebabkan gejala demam berdarah pada anak menjadi lebih berat. Yaitu luas permukaan tubuh anak lebih besar sehingga ketika masih pada fase demam, kehilangan cairan lewat penguapan bisa menjadi besar.

"Padahal anak sulit diminta minum banyak, sehingga ancaman dehidrasi cenderung meningkat," ungkapnya.

Menurut dr Yusrina, penyakit dbd secara umum dibagi menjadi 3 fase. Yaitu fase demam, fase kritis dan fase penyembuhan.

Fase demam ditandai dengan munculnya demam tinggi, yang sulit turun.
Fase demam berlangsung 2 sampai 3 hari.

"Rata-rata hari ke 4 pasien dbd masuk ke fase kritis, terjadi kebocoran pembuluh darah dengan risiko darah mengental yang bisa menyebabkan syok," katanya.

Apabila pasien mendapat terapi yang tepat dan mendapatkan cairan yang cukup, menurutny pada hari ke-7 pasien memasuki fase penyembuhan.

Ia pun menjelaskan, para orangtua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dbd. Terutama di musim hujan seperti saat ini. Lalu juga menjaga lingkungan sekitar anak bersih baik di rumah atau tempat bermainnya.

Orangtua, paparnya, juga harus menjaga agar tak ada genangan air. Biasanya nyamuk demam berdarah, ujar dr Yusrina, berkembang biak di genangan air.

"Sifatnya perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dbd terutama saat musim hujan," urainya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved