Disdikbud Kabupaten Tegal : Ruang Kelas SDN Selapura 2 yang Roboh Akan Diperbaiki April

Rencananya, kata Retno, tiga ruang kelas yang rusak diterjang puting beliung beberapa waktu lalu akan diperbaiki bulan April 2019

Disdikbud Kabupaten Tegal : Ruang Kelas SDN Selapura 2 yang Roboh Akan Diperbaiki April
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kepanasan Dan Becek, Sudah 2 Bulan Para Siswa SDN Selapura 2 Tegal Belajar Di Tenda 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal Retno Suprobowati memberi tanggapan terkait kondisi para siswa SDN Selapura 2, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal yang sudah dua bulan lebih terpaksa belajar di tenda.

Rencananya, kata Retno, tiga ruang kelas yang rusak diterjang puting beliung beberapa waktu lalu akan diperbaiki bulan April 2019 mendatang.

Dia mengatakan, anggaran untuk perbaikan tiga ruang kelas SDN Selapura 2 yang rusak sudah disiapkan.

"Sudah kita siapkan anggaran dari pemkab. Tiga ruang kelas baru kita anggarkan Rp 200 juta," kata Retno saat ditemui Tribunjateng.com di ruang kerjanya, Rabu (27/3/2019).

‎Selain tiga ruang kelas, lanjut Retno, anggaran juga sudah disiapkan untuk perbaikan rumah dinas guru dan kamar mandi yang rusak disapu angin puting beliung pada 17 Januari 2019 lalu.

"Masing-masing sebesar Rp 110 juta dan Rp 55 juta. Sehingga total ada Rp365 juta‎," sambung dia.

Menurut dia, perbaikan akan dilakukan setelah desain yang sedang dikerjakan selesai.

‎"Perbaikan mulai dilakukan April besok. Sekarang sedang tahap gambar, sehingga bulan April akan kita bangun. Intinya anggaran sudah disiapkan. Kami akan segera cek, gambar selesai, april ini target kita bangun," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, ‎sudah lebih dari dua bulan sejak ruang kelas rusak diterjang angin puting beliung, para siswa SDN Selapura 2 Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal masih harus mengikuti kegiatan belajar-mengajar di tenda‎ karena tak kunjung diperbaiki.

"Sampai sekarang, ruang kelas yang rusak belum diperbaiki. Jadi siswa masih‎ belajar di tenda," kata salah satu guru, Setyo Purwanto.

‎Siswa yang terpaksa menempati tenda yakni siswa kelas 2, 3, dan 5. Tenda didirikan di halaman sekolah oleh Polres Tegal setelah angin puting beliung merusak sejumlah ruang kelas dan rumah dinas kepala sekolah yang ditempati penjaga sekolah pada 17 Januari lalu.

Menurut Setyo, ‎kontraktor yang berencana melakukan perbaikan baru sebatas meninjau ruang kelas yang rusak.

"Kami hanya bisa menunggu. Katanya dulu mau pakai dana tanggap darurat, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," lanjut Setyo. (TRIBUN JATENG/GUM)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved