Konsumsi LPG di Tegal Meningkat, Didominasi Gas Melon 3 KG

Jumlah peredaran LPG, terutama yang bersubsidi di wilayah Kota maupun Kabupaten Tegal mengalami peningkatan di tahun 2018

Konsumsi LPG di Tegal Meningkat, Didominasi Gas Melon 3 KG
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Sosialisasi penggunaan LPG di Kelurahan Slerok, Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Jumlah peredaran LPG, terutama yang bersubsidi di wilayah Kota maupun Kabupaten Tegal mengalami peningkatan di tahun 2018.

Senior Supervisor Communication Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng DIY, Arya Yusa Dwicandra mengatakan, peredaran atau konsumsi LPG di Kota Tegal pada 2018 mencapai 13.114 Matriks atau setara dengan 3.746.940 tabung.

Menurut dia, jumlah itu meningkat sebanyak 2 persen dari 2017 yang hanya mencapai sekitar 3.100.000 tabung.

"Utamanya, peningkatan ini didominasi oleh konsumsi LPG 3 Kg. LPG bersubsidi kian tinggi permintaannya," kata Arya kepada Tribunjateng.com, usai sosialisasi penggunaan LPG di Kelurahan Slerok, Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (27/3/2019).

Sementara untuk wilayah Kabupaten Tegal, peredaran atau tingkat konsumsi LPG pada tahun 2018 meningkat sebesar 4 persen dari tahun 2017.

Dia menyebut, konsumsi penggunaan LPG di Kabupaten Tegal pada tahun 2018 mencapai 14.760.000 tabung.

Sedangkan pada tahun 2017, peredaran dan konsumsi LPG mencapai 14.300.000 tabung.

"Untuk Kabupaten Tegal tetap didominasi konsumsi LPG bersubsidi atau LPG 3 KG. Bahkan, di sini (Kabupaten Tegal) mencapai 90 persen konsumsi LPG bersubsidi. Jadi, hampir sebagian besarnya," terang dia.

Maka dari itu, pihaknya berharap penyaluran LPG bersubsidi bisa tepat sasaran.

Dirinya juga mengingatkan LPG bersubsidi hanya diperuntukan bagi warga kurang mampu.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved