Polres Sragen Tangkap Pembobol PT K33, Pelaku Ternyata Mantan Karyawan

Polres Sragen ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan PT K33 Distribusi Dragen Dukuh Rejosari

Polres Sragen Tangkap Pembobol PT K33, Pelaku Ternyata Mantan Karyawan
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memperlihatkan barang bukti pembobolan PT K33 Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Polres Sragen ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan PT K33 Distribusi Dragen Dukuh Rejosari RT 24 Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Rabu (27/3/2019).

Sebelumnya PT K33 kebobolan Senin 4 Maret 2019 lalu dengan mengambil uang sejumlah Rp 307.000.000.

Tersangka bersama Sholihul Syafaat alias Aat bin Suparmin (25) warga Dukuh Sanan RT 4 RW 003 Desa Macanan Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan tersangka masuk kedalam lokasi saat kantor dalam kondisi jam kerja.

"Kemudian tersangka bersembunyi di ruangan sales hingga tutup, setelah semua karyawan pulang dan semua ruangan dikunci dan ditutup serta situasi sudah sepi dan aman tersangka naik ke lantai dua dan mematikan box CCTV," terang Yimmy.

Dengan kondisi sepi dan aman tersangka baru kemudian membuka laci yang berisi uang dan mengambil uang tersebut.

Yang mengejutkan Aat merupakan mantan karyawan di PT K33 sebagai admin selama enam tahun.

"Saya bekerja di PT K33 Sragen sudah tiga tahun, sebelumnya di Magetan dan Ngawi," ujar Aat.

Dia juga mengaku sudah mempunyai banyak kenalan di PT K33 sehingga membuat para karyawan tidak mencurigai keberadaannya.

"Ya saya sudah tau tempat-tempatnya, bisa sembunyi dan menyelinap masuk," lanjut Aat.

Aat ditangkap tanpa perlawanan di salah seorang kerabatnya di Karanganyar.

Tersangka ditangkap dengan barang bukti uang senilai 30.882.000, tiga unit handphone merk Asus warna grey milik PT K33, satu unit sepeda motor merk Yamaha Byson warna merah marun dengan nomor polisi AD 2316 MN.

Tidak hanya itu Aat juga membeli unit kendaraan bermotor merk Mitsubishi colt diesel FE71 TRUK BAK KA warna kuning dengan nomor polisi AA 1570 SF, satu buah tas punggung merk Palazzo warna hitam, dan 306 karton minyak goreng merk sun oil.

Aat mengaku akan menggunakan truk tersebut untuk berdagang dan menjual kembali minyak goreng yang telah dia beli.

Aat terjerat pasal 363 ayat (1) ke 5e Sub 362 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved