Soal Penetapan Tarif Ojek Online, Ini Tanggapan Gojek

Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Alfianto Domy Aji, mengaku pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih karena masih sedang mengkaji.

Soal Penetapan Tarif Ojek Online, Ini Tanggapan Gojek
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Foto Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Alfianto Domy Aji, saat melakukan sesi tanya jawab dengan rekan media, di Fave Hotel Semarang, Rabu (27/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi tetapkan biaya jasa Ojek Online (Ojol), berlaku pada 1 Mei 2019.

Menganggapi hal tersebut, Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Alfianto Domy Aji, mengaku pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih karena masih sedang mengkaji.

Namun, Dia menghormati keputusan yang baru saja ditandatangani dan akan berlaku mulai awal bulan Mei tahun 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkannya di sela menghadiri acara pelatihan berbisnis dari Hojek untuk Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Semarang.

"Kami sedang mengkaji lebih dalam peraturan tarif ini, karena yang akan merasakan dampaknya dengan diberlakukan peraturan ini adalah konsumen, mitra, ekosistem dan lain sebagainya. Namun, setelah selesai melakukan pengkajian kami pasti akan menyampaikan ke rekan-rekan semua," tutur Alfianto Domy Aji, pada Tribunjateng.com, Rabu (27/3/2019).

Saat ini, Domy menjelaskan, tanggapan yang bisa disampaikan baru mengenai dua hal tadi, yaitu menghormati keputusan tersebut dan sedang mengkaji karena menyangkut banyak aspek yang ada di dalam.

"Bagi saya, semua memiliki aspek yang sama pentingnya dan menjadi prioritas untuk Gojek. Maka dari itu, kami juga tidak ingin terburu-buru dalam menyampaikan sikap," tegasnya.

Adapun informasi yang didapat mengutip dari indozone.id, perhitungan biaya sendiri berdasarkan zona dengan rincian Zona 1 meliputi Jawa, Bali dan Sumatera. Kemudian Zona 2 meliputi Jabodetabek, dan Zona 3 meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah lainnya.

Penetapan ketiga biaya tersebut, merupakan biaya jasa yang sudah mendapat potongan biaya tidak langsung berupa biaya sewa pengguna aplikasi. Artinya, aplikasi bisa menyesuaikan tarif maksimal 20 persen dari tarif tersebut.

Terkait biaya jasa minimal merupakan biaya jasa yang dibayarkan oleh penumpang untuk jarak tempuh paling jauh empat kilometer.

Zona 1, biaya jasa batas bawah neto Rp 1.850, biaya jasa batas atas Rp 2.300, dan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000. Sedangkan untuk Zona 2, biaya jasa batas bawah neto Rp 2.000, biaya jasa batas atas Rp 2.500, dan biaya jasa minimal Rp 8.000-Rp 10.000.

Sementara itu, untuk Zona 3, biaya jasa batas bawah neto Rp 2.100, biaya jasa batas atas Rp 2.600, dan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000. (dta).

Aturan Baru, Pengemudi Ojek Online Wajib Pakai Sepatu, Celana Panjang, dan Sarung Tangan

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved