Transaksi Uang Elektronik Perbankan Terus Meningkat

Transaksi kartu Flazz milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya yang telah mencapai 60 juta transaksi selama Januari-Februari 2019

Transaksi Uang Elektronik Perbankan Terus Meningkat
shutterstock.com
Fintech 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Perbankan kian serius menggarap layanan uang elektronik. Hal itu menyusul nilai transaksi kartu yang diterbitkan bank yang terus tumbuh di awal tahun.

Transaksi kartu Flazz milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya yang telah mencapai 60 juta transaksi selama Januari-Februari 2019. Angka itu tumbuh 30 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

"Sebagian besar transaksi Flazz digunakan untuk fasilitas publik, terutama transportasi." kata Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan Bank BCA, kepada Kontan, Senin (25/3).

Selama dua bulan itu, BCA telah mengedarkan sekitar 500 ribu kartu Flazz baru. Jumlah kartu yang beredar pun mencapai 15,5 juta.

Untuk mendorong pertumbuhan transaksi Flazz, BCA akan terus memerluas acceptance di fasilitas publik, serta memberikan program promosi yang menarik untuk meningkatkan transaksi non-cash di berbagai outlet seperti Indomaret dan Alfamart.

Sementara kartu Brizzi milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan 91 juta transaksi selama dua bulan pertama, atau tumbuh 211 persen yoy.

Pencapaian itu tercatat berkontribusi sebesar 9 persen dari total transaksi elektronik BRI di awal 2019.

Handayani, Direktur Konsumer BRI, mengatakan, pembayaran di sektor transportasi tetap menjadi sumber utama perolehan transaksi Brizzi pada 2019.

Alternatif milenial

Guna mendorong transaksi Brizzi, BRI akan memantapkan mindset penggunaan uang elektronik sebagai alternatif alat bayar, khususnya bagi kaum milenial.

Adapun, TapCash yang diterbitkan PT Bank BNI Tbk (BNI) mencatat nilai transaksi rata-rata per bulan di awal tahun sebesar Rp 27,02 miliar, tumbuh 3,73 persen dari rata-rata nilai transaksi per bulan pada 2018.

Namun, dari sisi jumlah transaksi rata-rata per bulan tercatat turun 23,2 persen menjadi 2,29 juta dari jumlah rata-rata transaksi per bulan di tahun lalu.

VP E-Channel BNI, Fajar Kusuma Nugraha menuturkan, jumlah kartu TapCash yang beredar per akhir 2018 mencapai 1,64 juta.

Sepanjang Januari-Februari 2019, BNI telah mencatatkan penjualan kartu baru sebanyak 288.332.
Tahun ini, BNI menargetkan kartu baru sebanyak 8,25 juta, tumbuh 401 persen dari tahun lalu, sedangkan transaksi ditargetkan mencapai 82 juta, atau meningkat 164 persen dari 2018. (Kontan/Dina Mirayanti Hutauruk)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved