558 Penerima PKH Kabupaten Tegal Dicoret dan 251 Lainnya Mengundurkan Diri

809 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tegal mengundurkan diri.

558 Penerima PKH Kabupaten Tegal Dicoret dan 251 Lainnya Mengundurkan Diri
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Antrean penerima bantuan PKH di kantor kecamatan, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - 809 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tegal mengundurkan diri.

Itu dilakukan mereka lantaran sudah merasa dan menjadi mandiri dari segi ekonomi.

Meski demikian, beberapa di antaranya justru diketahui sudah mampu sebelumnya, namun tetap menjadi penerima PKH.

Pekerja Sosial Supervisor PKH Hilda Khoirunnisa mengungkapkan, tiga bulan terakhir ini, ada sekitar 809 KPM yang mengundurkan diri di Kabupaten Tegal.

“Mereka terdiri dari graduasi alamiah sebanyak 524 KPM, graduasi mampu 34 KPM, dan graduasi mandiri 251 KPM,” kata Hilda saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (28/3/2019).

Hilda menerangkan, graduasi mandiri itu adalah para penerima PKH yang dinilai sudah mampu dalam ekonominya untuk menyekolahkan anak atau sudah lulus SMA.

Sedangkan graduasi mampu, lanjut Hilda, merupakan penerima PKH yang terbukti dalam ekonominya sudah mampu, namun masih mendapat bansos PKH sehingga diminta untuk mundur atau dicoret.

Sementara graduasi alamiah adalah penerima PKH yang sudah tidak ada lagi anak yang harus disekolahkan sesuai ketentuan kategori PKH.

“Penerima bantuan yang mengundurkan diri ini karena merasa mampu secara mandiri. Sedangkan graduasi mampu dan graduasi alamiah dicoret. Mereka tinggal menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri,” sambung Hilda.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, penerima bantuan PKH ini ada beberapa komponen yakni, untuk kesehatan ibu hamil dan anak balita, pendidikan anak sekolah dasar sampai SMA, serta kesejateraan sosial lansia dan disabilitas.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved