Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti: Perias Hendaknya Kreatif Agar Eksis

Perkembangan zaman saat ini menuntut para perias untuk lebih kreatif dan inovatif.

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti: Perias Hendaknya Kreatif Agar Eksis
IST
Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti membuka acara di Gedung Pemuda Kajen, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Perkembangan zaman  saat ini menuntut para perias untuk lebih kreatif dan inovatif, hal ini untuk dapat memenuhi permintaan konsumen yang pada saat ini sering meminta berbagai hal dalam rias pengantin.

“Apalagi jaman sekarang orang sudah familiar menggunakan gadget untuk membandingkan hasil rias pengatin sehingga perlu inovasi agar mereka menjadi puas,” terang Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti saat membuka acara di Gedung Pemuda Kajen, Selasa (26/3/2019).

Acara yang diikuti para perias se eks karisidenan Pekalongan ini sangat bagus  dan layak diapresiasi karena materi yang disampaikan berupa lomba dan seminar tentang perkembangan tata rias dan rias pengantin trend 2019.

“Oleh karena itu kegiatan lomba dan seminar tata rias ini sangat bagus dan layak diberikan apresiasi mengingat ada pembelajaran akademi sekolah rias juga” terangnya.  

Arini menyampaikan bahwa persaingan dunia rias saat ini tidak bisa dielakan karena persaingan semakin ketat oleh karena itu dengan adanya pelatihan akademi atau kursus ini membuat bangga karena para peserta bisa belajar rias pengantin dengan baik.

”Baik pembelajaran rias pengantin yang Pakem dan maupun rias pengantin yang telah menyesuaikan selera masyarakat berupa Riasan Pengantin Modifikasi,” tandasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa teknologi sekarang semakin lama semakin maju sehingga mempengaruhi perilaku kita.

Sehingga untuk permintaan konsumen semakin vareatif.

Oleh karena itu, perias kreatiflah yang nantinya akan bertahan dan eksis di masyarakat.

”Kita untuk lebih kreatif lagi dan berinovasi supaya tetap eksis dengan memanfaatkan teknologi untuk mengikuti perkembangan zaman“ terangnya.

Selanjutnya ia berharap kegiatan ini hendaknya mengajarkan budaya rias pengantin Jawa untuk dapat dipelajari atau diuri-uri.

"Dan dengan adanya acara ini para peserta dapat menambah wawasan untuk lebih kreatif sehingga dapat bersaing, endingnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat", tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved