Harapan Petani Temanggung, Usai Panen Raya Bawang Putih Bersama Dirjen Hortikultura dan Bupati

Hal ini diungkapkan oleh ‎anggota Kelompok Tani Jaya Mandiri Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Sutanto‎

Harapan Petani Temanggung, Usai Panen Raya Bawang Putih Bersama Dirjen Hortikultura dan Bupati
Tribunjateng.com/Yayan Isro Roziki
Petani memanen bawang putih di area perkebunan Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kamis (28/3). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG -  Para petani bawang putih di Temanggung mengaku mengapresiasi pemerintah yang mendorong dan memfasilitasi petani untuk menanam bawang putih.

Hal ini diungkapkan oleh ‎anggota Kelompok Tani Jaya Mandiri Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Sutanto‎.‎ ‎‎

Menurutnya, bawang putih bisa menjadi tanaman tumpang gilir yang bernilai ekonomi tinggi sebelum musim tembakau. Terlebih, untuk daerah dataran tinggi, semisal di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, maupun Gunung Prahu.‎‎

Namun demikian, diakui, ada rasa was-was, jangan-jangan harga bawang putih akan anjlok usai panen raya.‎

"Harapan kami simpel, bagaimana pemerintah untuk selanjutnya bisa menjaga harga komoditi ini. Jangan sampai harga bagus saat masa belum panen, tapi begitu panen raya harga anjlok drastis," ujarnya, Jumat (29/3).‎

‎Bila seperti itu, menurutnya, petani bisa kapok menanam bawang putih‎ lagi.

Karenanya, menurut Tanto, pemerintah harus terus mengontrol harga bawang putih, agar harga tetap terjangka tapi sekaligus juga tidak merugikan para petani.

"Jika menguntungkan, tanpa diminta para petani akan berduyun-duyun menanam bawang putih," ucapnya.

‎Sebelumnya diberitakan, Direktur Jendera (Dirjen) Hortikultura Kementrian Pertanian, Suwandi, menghadiri panen raya bawang putih di Temanggung, Kamis (28/3).

Seremonial dan panen secara simbolis dipusatkan di area perkebunan Desa Petarangan, Kecamatan Kledung.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Bupati Temanggung, M. Al Khadziq; ‎Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf AY David Alam, serta perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) setempat, dan juga pejabat dinas terkait tingkat provinsi dan kabupaten.

"Hari ini, kita panen raya secara serentak di lahan seluas 400 hektare," kata Suwandi.‎

Dituturkan, total luasan lahan yang ditanami komoditi bawang putih pada musim tanam ini‎ mencapai 3.300 hektare, yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kota Tembakau. Menurutnya, Temanggung merupakan daerah kedua sebagai sentra bawang putih di Indonesia.

"Setelah Lombok Timur, Temanggung adalah sentra bawang putih di Indonesia," ujarnya. (yan)‎

Penulis: yayan isro roziki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved