Keringanan Pajak Air Tanah Bisa Diperoleh Industri di Kabupaten Pekalongan, Bupati Syaratkan Ini

Pemkab Pekalongan berikan keringanan pajak air tanah kepada para pelaku industri di Kota Santri.

Keringanan Pajak Air Tanah Bisa Diperoleh Industri di Kabupaten Pekalongan, Bupati Syaratkan Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkab Pekalongan berikan keringanan pajak air tanah kepada para pelaku industri di Kota Santri.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan, syarat memperoleh keringanan itu yakni dengan cara membantu masyarakat.

"Jadi para pelaku industri harus membantu masyarakat. Misalnya melalui program corporate social responsibility (CSR), atau berbagi air tanah dengan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya, Jumat (29/3/2019).

Ia menjelaskan, jika akan membentuk CSR, ataupun membatu masyarakat dengan beberapa program, pelaku industri bisa mengajukan keringanan ke Pemkab Pekalongan.

"Pemerintah sebagai pembuat regulasi tetap akan menjalankan aturan. Namun ada pengecualian jika pelaku industri bisa membantu meringankan beban masyarakat terutama tentang penggunaan air tanah," tuturnya.

Karena, lanjutnya, pemerintah menyadari para pelaku industri juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian.

"Tahun lalu saja ekspor dari Kota Santri mencapai Rp 2,3 triliun. Hal tersebut tidak terlepas dari peran pelaku industri," katanya.

Asip mengakui penggunaan air tanah memang mengakibatkan penurunan tanah.

Untuk itu penggunaan air tanah harus dibatasi.

"Studi dari Pusat Studi Air Dunia di Belanda, jika tidak segera dicarikan solusi dan eksploitasi air tanah terus dilakukan Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan bagian pesisir akan tenggelam pada 2035," ujar Asip.

Maka dari itu, selain memberikan keringanan kepada pelaku industri berdasar membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih, Asip juga gencar melakukan perawatan sumber daya air yang dimiliki pemerintah.

"Kota Santri punya sumber daya air yang menjadi hulu sungai Pekalongan yaitu Telaga Sigebyar. Kelestarian sumber air tersebut terus kami jaga. Selain itu kebersihan sungai terus kami galakkan karena Pemkab Pekalongan," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved